Tribun Gowa

Diduga Sebar Berita Bohong, Pasutri Pemilik Warkop yang Dianiaya Oknum Satpol PP Gowa Dilapor Polisi

Ketua Brigade Muslim Indonesia, Muhammad Zulkifli melaporkan pasutri pemilik warkop yang menjadi korban penganiayaan saat operasi PPKM mikro di gowa, di Mapolres Gowa, Kamis (22/7/2021) sore

Saat itu, sang suami meyampaikan keadaan istrinya yang sedang hamil dan pecah ketuban. 

"Dan istrinya juga sempat berbicara seperti itu, dan video kedua yang saya lihat pada saat di lokasi ada pengacaranya juga menyampaikan bahwa kondisi istrinya (Riyana) hamil," ujarnya.

Bahkan dia mengatakan media harus melihat ini jangan sampai dikira bohong.

"Itu seakan-akan itu dipertegas (kehamilan) benar," jelasnya. 

Zulkifli mengaku alasan ia melaporkan pasutri tersebut karena ada usaha mendramatisir keadaan.

Jika dia berbohong karena keadaan darurat ia sepakat, tapi setelah itu ia akui bahwa tidak hamil.

"Tapi karena kondisi darurat itu dikatakan agar tidak ada pemukulan. Tapi setelah kondisi aman itu diviralkan ke sana kemari," ucap dia. 

Dia mengaku turut simpati atas kejadian pemukulan oleh oknum Satpol PP terhadap korban yang diduga hamil tersebut. 

Namun faktanya lanjut dia, mereka (pasutri) menyampaikan melalui media sosial dan diviralkan bahwa dari hasil medis USG nya dalam keadaan kosong atau tidak hamil. 

"Tapi kita berharap mereka legowo minta maaf bahwa tidak hamil. Tetapi ini yang terjadi tidak, justru ini semakin diviralkan. Bahkan ini usaha untuk mempertahankan kebohongan," bebernya. 

Halaman
123