Headline Tribun Timur

Ternyata Anggu Menderita Jadi ATM Berjalan Pejabat Sulsel, Jaksa KPK Cuma Tuntut 2 Tahun Bui Suap NA

Editor: Mansur AM
Terdakwa Agung Sucipto selaku penyuap Gubernur non aktif Sulsel, Nurdin Abdullah

Maka diputuskan untuk melayangkan tuntutan selama 2 tahun, dengan denda Rp250 juta subsider 6 bulan, dikurangi lamanya penahanan terdakwa.

"Alasan pemberatnya itu, karena terdakwa tidak mendukung program pemerintah terkait reformasi birokrasi. Namun, selama persidangan terdakwa bertindak kooperatif sehingga membantu proses persidangan," tutupnya.

Alasan Jaksa KPK Cuma Nuntut 2 Tahun Penjara

Kasus suap Anggu terhadap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah jadi heboh. Bahkan jadi perhatian nasional.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Makassar, M Asri mengapresiasi terdakwa kasus suap pembangunan protek Infrastruktur, Agung Sucipto atas sikapnya yang terbuka selama jalannya persidangan.

Hingga saat ini, Agung Sucipto telah menjalani delapan kali sidang.

Dengan rincian, satu kali pembacaan dakwaan, lima kali pemeriksaan saksi, satu kali pemeriksaan terdakwa, dan pembacaan tuntutan.

"Kita harus melihatnya secara konfrehensif , dan. Saya mengapresiasi Agung Sucipto yang sangat terbuka, beda lah dengan pemberi suap yang lain," ujar M Asri saat diwawancarai, Selasa (13/7/2021).

"Jarang loh ada penyuap yang mau terbuka seperti ini, jadi patut diapresiasi keterbukaan pak Agung ini," lanjutnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan jika tuntutan yang diberikan kepada terdakwa Agung Sucipto sebesar 2 tahun dengan denda maksimal Rp250 juta sudah melalui banyak pertimbangan.

Halaman
1234