Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

Kesaksian Pol PP Saat KPK Datangi Rujab Gubernur, Datang Pukul 02.00 dan Tunjukkan Surat Penangkapan

Kepala Satpol PP Provinsi Sulsel Drs Mujiono

TRIBUNTIMUR.COM, MAKASSAR- Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah tersandung hukum dan kini harus mendekam di tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Nurdin dijemput di rumah jabatan Gubernur Sulsel Jl Sungai Tangka, Makassar, Sabtu (27/2/2021) dini hari lalu.

Sebelum Nurdin digelandang ke Bandara Hasanuddin untuk dibawa ke Jakarta, rumah jabatan Gubernur Sulsel diduduki oleh sejumlah anggota polisi bersenjata lengkap.

Mereka adalah anggota Jatanras Polrestabes Makassar.

Mereka telah siaga di rumah jabatan tersebut sejak malam hari.

Beredar di WhatsApp Rudy Djamaluddin Diamankan KPK dan Kabur dari Hotel Four Points, Kata Ali Fikri

Kabar Gembira dari Menteri PANRB, ASN / PNS Berpeluang Terima Uang Pensiun Hingga Rp 1 Miliar

Everything will be OK, Sosok Kyal Sin Angel Usia 19 Tahun Tewas Ditembak Junta Militer Myanmar

Kepala Satpol PP Sulsel, Mujiono mengatakan, anggotanya yang bertugas di rumah jabatan tersebut sempat bersitegang dengan anggota KPK yang datang.

“Menurut laporan dari anggota, anggota KPK dan polisi datang pukul 02.00 Wita. Mereka tiba-tiba datang berombongan. Tentu saja anggota menolak mereka karena mereka datang tengah malam,” kata Mujiono.

Mujiono bercerita, ketegangan terjadi sebelum anggota KPK ini memperlihatkan identitas mereka.

"Anggota menghalangi, karena itu sudah SOP. Tidak boleh ada yang memasuki area Rujab pada jam begitu, tanpa izin Sekda. Kejadian itu berlangsung 5 sampai 10 menit. Anak-anak (Pol PP) ngotot juga tidak mau. Kita yang berkuasa di sini, karena kita ndak kenal," beber Mujiono.

Setelah memperlihatkan surat penangkapan, barulah anggota Satpol PP mempersilakan mereka masuk ke dalam rujab.

Halaman
1234

Berita Populer