Stadion Mattoanging

Soal Pembangunan Stadion Mattoanging, Danny: Ini Perintah, Evaluasi Segera!

Kondisi terkini Stadion Mattoanging

TRIBUNTIMUR.COM - Kelanjutan pembangunan Stadion Mattoanging Andi Mattalatta menjadi pertanyaan banyak orang, khususnya penggemar PSM Makassar. Pertanyaan itu muncul setelah Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah ditangkap oleh KPK.

Setelah bangunan tua tersebut dirobohkan, Wali Kota Makassar Danny Pomanto yang juga seorang arsitek ini mengatakan, ada masalah pada desain lahan parkir stadion tersebut.

Danny khawatir, setelah proyek ini rampung, banyak kendaraan yang akan diparkir dijalan utama, khususnya saat momen-momen tertentu.

Akibatnya, kemacetan bakal tak terhindarkan.

“Setelah melihat desain stadion ini, saya minta kepada Dinas Perhubungan Makassar untuk mengevaluasi ulang izin Amdal Lalu Lintas Stadion Mattoanging,” katanya.

Temuan pelanggaran ini kata Danny Pomanto juga berdasarkan laporan masyarakat. Ia tidak ingin proyek Stadion Mattoanging bermasalah di kemudian hari.

“Evaluasi kembali. Ini perintah. Saya tidak mau ada sesuatu melanggar hukum di Makassar," tegas Danny, Senin 1 Maret 2021.

Pembangunan Stadiong Mattoanging selama ini terkesan luput dari pengawasan. Analisis mengenai dampak lalu lintas seharusnya dilakukan secara matang.

"Kapasitas penonton stadion itu besar. Ada sekitar 40 ribu kendaraan yang mau parkir jika ada kegiatan di sana. Tidak bisa semua kalau di dalam, jadi pasti di jalan itu buat macet," jelasnya.

Danny Pomanto melihat pembangunan Stadion Mattoanging sebagai arena sepak bola akan berdampak terhadap kemacetan lalu lintas di Jalan DR Sam Ratulangi dan jalan Pajonga Daeng Ngalle. Dalam tata ruang, harusnya kawasan olahraga terpadu itu ada di Barombong.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman juga akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah proyek strategis, termasuk Stadion Mattoanging.

Apalagi proyek ini memakan anggaran yang sangat besar. Pemprov Sulsel harus menggelontorkan anggaran Rp 1,1 triliun.

Pembangunan Stadion Mattoanging saat ini telah menelan anggaran Rp20,7 miliar untuk pengurusan dokumen stadion.

Anggaran tersebut digunakan untuk analisis dampak lingkungan Rp26 juta, analisis dampak lalu lintas Rp250 juta, audit konstruksi Rp 119 juta, manajemen konstruksi tahap I Rp 375 juta dan DED (Detail Engineering Design) Rp 20 miliar.(*)

Berita Populer