BLT 600 Ribu

1,7 Juta Karyawan Gagal Dapat BLT 600 Ribu,Data Dikembalikan ke HRD, Cek Rekening bsu.bpjamsostek.id

BLT 600 Ribu 19092020

TRIBUN-TIMUR.COM - Waduh! Kabar Buruk bagi jutaan Karyawan swasta ini gagal mendapatkan BLT 600 Ribu.

Data mereka dikembalikan ke HRD perusahaan dan dinyatakan gagal mendapatkan subsidi gaji dari BPJS Ketenagakerjaan.

Segera cek rekeningmu di bsu.bpjamsostek.id. 

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek), Agus Susanto, mengatakan dari 14,7 juta data calon penerima subsidi gaji Rp 600.000 atau Bantuan Subsidi Upah ( BSU) yang sudah diterima, sejauh ini terdapat 1,2 juta data yang harus dikembalikan untuk diperbaiki perusahaan.

Hasil itu didapat setelah BPJS Ketenagakerjaan melakukan validasi tiga lapis terhadap data-data yang masuk sebelum diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker), yang akan memeriksa lagi kelengkapannya sebelum pencairan BLT ke calon penerima subsidi gaji karyawan dengan total Rp 2,4 juta itu.

 

"Ada 1,7 juta yang tidak bisa diteruskan karena tidak sesuai kriteria.Kemudian ada 1,2 juta yang masih kita proses ulang, kita kembalikan ke perusahaan untuk diperbaiki dan kami sedang menunggu proses perbaikan ini," ujar Agus Jumat (18/9/2020).

VIDEO Viral Mama Muda Ngamuk Lucu Celana Dalam Bu Guru yang Jadi Pelakor Suaminya

Prakiraan Cuaca Sabtu 19 September 2020, BMKG: 6 Wilayah Berpotensi Hujan Petir dan Angin Kencang

Jadwal Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna Sabtu 19 September 2020, Lengkap Link Live Streaming

Total 1,7 juta data yang tidak bisa diteruskan itu dianggap tidak valid karena tidak sesuai dengan beberapa kriteria bagi penerima bantuan Rp 600.000 yang ditetapkan Kemnaker.

Syarat penerima BLT Rp 600.000 yaitu warga negara Indonesia, terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan per Juni 2020, memiliki upah di bawah Rp 5 juta dan memiliki rekening yang aktif per Juni 2020.

Dari proses yang dilakukan sejauh ini BPJS Ketenagakerjaan sudah menyerahkan 11,8 juta data calon penerima subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan kepada Kemnaker dalam empat tahap yaitu, 2,5 juta untuk tahap I, 3 juta untuk tahap II, 3,5 juta untuk tahap III dan 2,8 juta untuk tahap IV.

Agus mengakui menghadapi tantangan dalam mengumpulkan dan melakukan validasi data calon penerima bantuan Rp 600.000 itu, yang ditargetkan pemerintah untuk diterima 15,7 juta pekerja.

Halaman
1234

Berita Populer