RUU Omnibus Law

Kawal Aksi Penolakan RUU Omnibus Law di Makassar, Polisi Turunkan 729 Personel Gabungan

FPR Sulsel Unjuk Rasa Tolak RUU Omnibus Law, Lalu Lintas Jl Urip Sumoharjo Macet, Kamis (16/7/2020)

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aksi Penolakan RUU Omnibus Law di Kota Makassar digelar di sejumlah titik di Makassar, Kamis (16/7/20).

Hal itu dibenarkan oleh kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Edhy Supriadi saat di konformasi.

"Iya benar ada aksi besar besaran," ujar Edhy kepada tribun-timur.com via telepon, Kamis (16/7/20).

Lanjut Edhy, pihaknya telah mengantisipasi dengan menurunkan personel kurang lebih tujuh ratus dua puluh sembilan personil gabungan.

"Sudah diantisipasi, kurang lebih 729 personil gabungan dari Polrestabes Makassar dan Polsek-polsek kita turunkan untuk kawal aksi di setiap titik aksi," katanya.

Adapun titik aksi demonstrasi di sujumlah jalan di Makassar antara lain :

1. di Flyover dan Kantor DPRD Sulsel, sekitar 200 orang dari Front Perjuangan Rakyat (FPR) Sulsel dipimpin Andri (Mahasiswa Universitas Negeri Makassar / UNM)

2. di Kantor DPRD Prov. Sulsel, 50 orang dari Federasi Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dipimpin Abdurrahman Abdullah alias Ammang (Korlap)

3. di depan Kampus STIMIK Dipanegara dan Kantor DPRD Sulsel, 50 orang mahasiswa BEM Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Dipanegara Makassar mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Makassar (MAKAR) dipimpin Andi Fadli (Ketua BEM STIMIK)

4. di depan Kampus Unismuh, 50 orang dari Komite Aksi Mahasiswa dan Rakyat Indonesia (KAMRI)

Halaman
12
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
Editor: Suryana Anas

Berita Populer