FTI UMI

Zakir Sabara: Siapa Tidak Beradaptasi Akan Ditinggalkan Perkembangan yang Hiper Kompetisi

Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr Zakir Sabara H Wata

TRIBUN-TIMUR.COM - Dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia ( FTI UMI ), Dr Ir Zakir Sabara H Wata ST MT IPM ASEAN Eng mengingatkan para lulusan baru (fresh graduate) FTI UMI agar siap beradaptasi di era pandemi virus corona.

"Siapa tidak beradaptasi, akan ditinggalkan perkembangan zaman yang hiper kompetisi," kata Zakir Sabara H Wata dalam pidatonya saat Yudisium Program Sarjana Gelombang ke-2 FTI UMI yang digelar secara virtual, Rabu (1/7/2020).

Yudisium calon sarjana dari Jurusan Teknik Kimia, Teknik Pertambangan, dan Teknik Industri diikuti 100-an orang.

Pelaksanaan yudisium secara virtual, dimana sebelumnya mahasiswa mengikuti kuliah secara online, sidang skripsi secara online merupakan bentuk adaptasi FTI UMI ke sistem digital.

"Atau apakah Anda merasa saat ini sebagai orang paling nelangsa, sedih, sengsara, tidak bahagia, mendertita, merasa tidak beruntung. Sedih karena ujian pembimbingan, proposal, hingga ujian skripsi pakai Zoom. Sengsara karena yudisium ini lewat aplikasi daring. Bakan sengsara karena wisuda besok juga pakai aplikasi Zoom sehingga Anda merasa tidak happy dan tiadak ada pesta-pesta," kata Zakir Sabara H Wata.

Namun, Zakir Sabara H Wata mengingatkan jika itu akan menjadi kenangan dan sejarah terindah dalam hidup.

Mahasiswa yang berhasil menyelesaikan kuliah secara virtual juga sebagai bukti FTI UMI bisa beradaprasi.(*)

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribun Timur

Berita Populer