Kanal

Prakiraan Cuaca 2 Juni 2020, BMKG: 7 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir, Waspada

Ilustrasi hujan lebat

TRIBUN-TIMUR.COM - Prakiraan Cuaca 2 Juni 2020,  BMKG sampaikan ada  7 wilayah di Indonesia berpotensi Hujan Lebat disertai Petir dan angin kencang, waspada.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis informasi peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Indonesia.

Informasi peringatan dini cuaca ekstrem tersebut berlaku untuk Selasa, 2 Juni 2020.

BMKG melalui laman resmi bmkg.go.id, memprediksi terdapat 7 wilayah berpotensi hujan dengan intensitas lebat.

KRONOLOGI Gadis 13 Tahun Hamil Setelah Dicabuli Kakek dan Teman kakak, Terungkap Setelah Menikah

KABAR BAIK Pemerintah Keluarkan Aturan Baru Akad Nikah di New Normal, Hadirin Bisa Puluhan Orang

Persebaran Hujan (BMKG)

Hal ini terjadi karena terdapat sirkulasi siklonik terpantau di Pesisir Barat Aceh.

Secara tidak langsung membentuk daerah konvergensi yang memanjang di Sumatera Utara.

Daerah konvergensi lainnya juga terpantau memanjang di Perairan Selatan Jawa, dari Kalimantan Selatan hingga Perairan Selatan Kalimantan Tengah, dari Laut Flores hingga Laut Jawa bagian Timur, dan dari Laut Halmahera hingga Laut Sulawesi bag Timur.

• KRONOLOGI Gadis 13 Tahun Hamil Setelah Dicabuli Kakek dan Teman kakak, Terungkap Setelah Menikah

• KABAR BAIK Pemerintah Keluarkan Aturan Baru Akad Nikah di New Normal, Hadirin Bisa Puluhan Orang

Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di wilayah Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, dan Papua.

Ilustrasi hujan (Pixabay)

 

Wilayah yang berpotensi hujan lebat:

- Sumatera Barat

Halaman
1234
Editor: Ansar
Sumber: Tribunnews.com

Berita Populer