Pemkab Gowa
Begini Manfaat Tanaman Vetiver Pulihkan Alam Gowa
Penanaman tanaman vetiver itu dipersembahkan memperingati empat tahun pemerintahan Adnan Purichta Ichsan-Abd Rauf Malaganni.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan akan mempersembahkan penanaman 180 ribu bibit tanaman vetiver pada Senin (17/2/2020) mendatang.
Penanaman tanaman vetiver itu dipersembahkan memperingati empat tahun pemerintahan Adnan Purichta Ichsan-Abd Rauf Malaganni.
Peneliti Budidaya Tanaman Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian RI, Octivia Trisilawati menjelaskan tentang pentingnya penanaman pohon vitever.
Octivia mengatakan, tanaman vetiver memiliki kemampuan sebagai pencegah longsor, pengendali longsor vetiver penyebaran akarnya dalam dan luas.
Hal itu akan menstabilkan tanah pada setiap strip dan merupakan penghalang terhadap aliran permukaan dan erosi.
Strip vetiver dalam jangka waktu tiga tahun dapat membentuk teras secara alami, daun vetiver merupakan sumber bahan organik dan mulus.
"Pengendali longsor di daerah perbukitan dan rawan longsor," kata Octivia Trisilawati di hadapan jajaran Pemkab Gowa.
Ia juga menguraikan proses tanam vetiver seperti jarak tanam vetiver, penyiapan lubang tanam 20x20x20 cm/pacul dengan anakan dan sobekan ditanam secara zig zag dan rapat mengikuti kontur.
Bila ditanam pada tanah yang padat, keras dan berliat berat, akarnya akan sulit dicabut, vetiver tumbuh tegak lurus/vertikal perlu dikombinasikan dengan tanaman penutup tanah.
Akar wangi ini dapat ditanam menggunakan polibag, tumpangsari dengan sayur dan monokultur.
Jarak tanam pada lereng dengan kemiringan kurang dari 15% jarak tanam yang digunakan 100x50 cm.
Kemudian kemiringan 15-30% jarak tanam 50x50 cm atau 50x70 cm, kemiringan lebih dari 30% menggunakan jarak 20-25 cm.
"Setiap lobang ditanami dgn 1,2 atau 3 batang serpihan," urai Tris mengenai pola tanam vetiver.
Penanaman vetiver secara serentak dilakukan tersebar di 70 titik desa/kelurahan pada 11 kecamatan yang menjadi lokasi penanaman tersebut.
Pada rapat ini pula dilakukan diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan pihak Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementrian Pertanian RI terkait teknis penanaman vetiver.
Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bupati-gowa-adnan-purichta-ichsan-memimpin.jpg)