ILC TV One

Panasnya ILC TV One Tadi Malam Saor Siagian Nyaris Adu Jotos dengan Politisi PDIP Bahas Nyali KPK

Panasnya ILC TV One Tadi Malam Saor Siagian Nyaris Adu Jotos dengan Politisi PDIP Bahas Nyali KPK

Saor lantas menegaskan, bahwa apa yang disampaikan Masinton tidak benar adanya.

"Kenapa saya bilang enggak ugal-ugalan? Mereka ini sudah menetapkan empat tersangka."

"Artinya bukan ugal-ugalan, artinya dari segi aspek hukum memang mereka sah," terang Saor.

Masinton Pasaribu Sebut Tim Lapangan KPK Ugal-ugalan

Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu meragukan surat tugas KPK saat hendak melakukan penggeledahan di kantor DPP PDI Perjuangan.

"Dalam konteks kemarin itu, saya membacanya adalah itu memang motif politiknya jauh lebih tinggi ketimbang motif penegakkan hukumnya," terang Masinton, dikutip Tribunnews.com dari video yang diunggah kanal YouTube tvOneNews pada 13 Januari 2020.

Hal tersebut lantaran, menurut Masinton, tim penyelidik lapangan KPK yang datang ke kantor DPP PDI Perjuangan tidak mampu membuktikan dan membacakan surat tugasnya.

"Kertas ditunjukkan tapi tidak dibacakan apa itu isi kertas, bisa aja kertas cabai ditunjukkan," ujar Masinton.

Masinton menuturkan, tim penyidik KPK datang hanya menunjukkan surat tanpa membacakan tujuan mereka datang.

"Ini kita bicara penegakkan hukum sesuai dengan norma dan rambu-rambu hukum perundang-undangan."

"Di mana? penggeledahan itu di atur di hukum acara," terangnya.

Masinton menuturkan, dalam surat tugas itu harus dipersiapkan objek yang jelas serta sasarannya.

"Dijelaskan lah rinci di sana, siapa saja yang harus menyaksikan, sampai sebegitu lah hukum kita mengatur itu," terang Masinton.

Masinton lantas menganggap, tim KPK tersebut belum bisa move on, sehingga masih menggunakan cara-cara lama dalam melakukan penyidikan.

"Ada tim dalam KPK ini ada yang disebut genk-genkan, genk ini belum move on dengan revisi UU KPK," terang Masinton.

Lebih lanjut, Masiton menjelaskan mengapa dirinya sangat yakin tim KPK yang datang lebih kuat motif politiknya.

"Lha iya, datang cuma nunjukin kertas cabai itu yang ditunjukin, kertas enggak jelas dari mana, ngapain ke situ tidak jelas."

"Kemudian pulang dari situ seakan-akan PDI Perjuangan tidak kooperatif, kemudian membangun opini," terang Masinton.

Masinton berdalih dan mempertanyakan barang bukti apa yang dicari oleh KPK.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan resmi ditahan KPK (Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama)

Sebab, menurutnya proses PAW PDI Perjuangan dilakukan secara legal dan sesuai dengan undang-undang.

Masinton justru menyebut apa yang dilakukan oleh penyidik KPK adalah cara ugal-ugalan.

"Ini cara-cara ugal-ugalan yang dilakukan oleh ada sekelompok dalam KPK itu."

"Yang selama ini ingin mem-framing bahwa kelompok ini, orang ini melakukan hal seperti itu," terangnya.

"Itu bentuk dari ugal-ugalan tim penyelidik lapangan KPK dalam penanganan satu perkara," tambahnya.

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana Saputri)

Foto-foto Mewahnya Rumah Haji Isam Bak Istana Ternyata Artis Ini Pernah ke Sana Foto di Kolam Renang

Wanita Muda Ikut Pesta Narkoba di Asrama Sabhara Polda Bersama 3 Oknum Polisi & Klarifikasi Kabid

Video: Detik-detik Kades Terpergok Berzina dengan Istri Orang di Hotel, Ternyata Eks Kader Partai

ILC TV One Semalam Zainal Arifin Bongkar Peran Megawati & Hasto di Mahkamah Agung Demi Harun Masiku

Daftar 5 BUMN Buka Lowongan Kerja, Terima Mulai Lulusan SMA SMK, Gaji di Atas UMK, Cek Syarat & Link

Artikel ini tayang di Tribunnews.com dengan judul Saor Siagian Tanggapi Pernyataan Masinton yang Sebut Tim KPK Ugal-ugalan: Ini Tuduhan yang Serius

 

Berita Populer