Kanal

Selain Putri Anggota TNI Peluk, Temani Mayat Ibunya di Makassar, Ada Juga Bayi 7 Bulan di Surabaya

Ilustrasi mayat atau jenazah. - SHUTTERSTOCK

Lebih lanjut, AKBP Indratmoko mengatakan, Murni dan anaknya ditemukan saat saksi Ratnawati yang juga pemilik indekos hendak menagih uang sewa kos di kamarnya.

Saat itu Ratna mencium bau tidak sedap dari kamar Murni.

Ratna saat itu sempat mengetuk pintu indekos yang dikunci Murni.

Namun, saat itu Ratna mendengarkan suara tangisan anak-anak dari kamar tersebut.

"Seusai mendengar tangisan itu, saksi mencari pertolongan dan memberi tahu tetangganya perihal tangisan anak-anak dan bau tak sedap tersebut," ujar AKBP Indratmoko.

Tidak lama setelah memanggil saksi lain, ketua RT dan Bhabinkamtibmas setempat mendatangi kos tersebut.

Pintu kamar dibuka dengan cara dicungkil. Warga kaget melihat ketika tubuh Murni terbujur kaku dipeluk anaknya.

Polisi yang tiba di lokasi langsung membawa anak tersebut untuk dirawat.

Kamar indekos kini dipasangi garis polisi.

Anak korban saat ini dirawat intensif di RS Bhayangkara Makassar.

Tim Dokpol Polda Sulsel yang tiba di lokasi melakukan olah TKP.

Hasilnya, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Murni.

"Tim Dokpol memperkirakan bahwa mayat atau jenazah sudah dua hari lamanya. Terlihat dari keadaan tubuh korban," ujar Indratmoko.(*)

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com

Viral Video Gadis Mendadak Jatuh lalu Meninggal di Toserba Disebut karena Virus Corona, Ini Faktanya

Berita Populer