Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gerhana Total Bulan Darah Malam Ini, Berikut Niat dan Tata Cara Salat Gerhana Bulan

Gerhana Akan berdurasi sekitar lima jam 20 menit, mulai pukul 17.49 WIB sampai 23.09 WIB.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Mansur AM
Tata cara Salat Sunah Gerhana (Kusyuf) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Jika tak ada aral melintang, warga Indonesia akan menyaksikan salah satu fenomena alam langka Pada Rabu (31/1/2018) hari ini.

'Gerhana Bulan Darah'. Atau istilah kerennya Super Blue Blood Moon

Sebuah fenomena langka akan menghiasi langit malam Indonesia. Tentu tak boleh dilewatkan begitu saja.

Baca: Kenapa Gadis Ini Tersingkir? Inilah Daftar 11 Kontestan Idol Yang Lolos Babak Berikut

Baca: Lowongan Kerja - Angkasa Pura II Butuh Karyawan, IPK Minimal 2,75 Cek Sekarang!

Baca: Crew Putar Video Ini, Marion Jola Menangis Keras di Panggung Spektakuler Indonesian Idol RCTI

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, fenomena itu disebut gerhana bulan 'Super Blue Blood Moon'.

Proses gerhana ini dapat diamati dari Indonesia secara jelas.

Gerhana bulan.
Gerhana bulan. ()

Terkait gerhana bulan total hari Rabu ini, Dwikortika menjelaskan bahwa ada tujuh fase gerhana bulan yang akan terjadi.

 “Fase-fasenya adalah gerhana mulai (P1), gerhana sebagian mulai (U1), gerhana total mulai (U2), puncak gerhana, gerhana total berakhir (U3), gerhana sebagian berakhir (U4), dan gerhana berakhir (P4),” kata Dwikorita, di Jakarta Pusat, Senin (29/1/2018). seperti yang dikutip Tribunstyle.com dari Tribunnews.com

Di Indonesia sendiri, gerhana bulan total akan berada pada fase puncak pada pukul 20.30 WIB.

Peristiwa langit langka ini akan berlangsung selama kurang lebih 77 menit.

Masyarakat akan melihat bulan berubah warna menjadi merah.

“Sebagaimana terlihat pada peta, keseluruhan proses gerhana dapat diamati di Samudera Pasifik, serta bagian timur Asia, Indonesia, Australia, dan barat laut Amerika,” kata Dwikorita.

Di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan seluruh provinsi Sumatera, fase P1 dan U1 akan dapat terlihat jelas karena terjadi tepat di atas wilayah-wilayah tersebut.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved