Rupiah Melemah
Syahrul Minta Stop Kambing Hitamkan Cina dan Korea
Syahrul mengaku telah menyiapkan sejumlah paket kebijakan untuk mendorong perekonomian daerah tetap tumbuh.
Penulis: Hajrah | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur, Hajrah
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo meminta seluruh pelaku usaha yang terhimpun dalam asosiasi dan kalangan perbankan untuk tidak lagi mengkambing hitamkan perlambatan ekonomi di Cina dan kisruh Korea sebagai dampak pelemahan ekonomi domestik.
"Mari kita bekerja menciptakan kebijakan strategis. Tidak usah menghabiskan tenaga salahkan negara lain,"kata Syahrul dalam temu pengusaha menyikapi perlambatan ekonomi, di Grand Clarion Hotel, Selasa (1/9).
Syahrul mengaku telah menyiapkan sejumlah paket kebijakan untuk mendorong perekonomian daerah tetap tumbuh.
Diantaranya penguatan peran pengusaha kecil yang harusnya ditopang peran perbankan dalam pengucuran kredit.
Kemudian memaksimalkan surplus neraca perdagangan dengan peningkatan ekspor unggulan.
"Kita maksimalkan semua upaya menciptakan iklim ekonomi yang lebih optimis. Sulsel lebih baik dari provinsi lain selama perlambatan ekonomi dan yakinlah badai ini akan segera berlalu,"ucap Syahrul dihadapan puluhan pengusaha, asosiasi dan bankir Sulsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/di-grand-clarion_20150901_155646.jpg)