Akpol 2006
Sosok Anak Eks Wakapolri Berani Bongkar Gudang BBM Subsidi Ilegal
Edy Sabhara Manggabarani perwira muda putra Komjen Jusuf Manggabarani mantan Wakapolri era pemerintahan SBY.
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG – Polres Pinrang di bawah komando AKBP Edy Sabhara Manggabarani berhasil mengungkap praktik penampungan Bahan Bakar Minyak atau BBM ilegal di wilayah Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Edy Sabhara Manggabarani perwira muda putra Komjen Jusuf Manggabarani mantan Wakapolri era pemerintahan SBY.
Gudang penyimpanan BBM subsidi tersebut ditemukan di Jalan Salo, Kecamatan Wattang Sawitto.
Berjarak sekitar 4,8 kilometer dari Mapolres Pinrang, atau dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 12 menit menggunakan kendaraan.
Markas Kepolisian Resor Pinrang sendiri berada di Jalan Bintang Nomor 3, yang juga masih dalam wilayah Kecamatan Wattang Sawitto.
Berdasarkan pemantauan Tribun-Timur.com, pada Senin siang (21/7/2025), sejumlah barang bukti tampak telah diamankan di halaman Mapolres.
Di antaranya 8 tandon berkapasitas 3.100 liter, serta belasan jerigen plastik berukuran 20 liter yang diduga digunakan untuk menampung BBM bersubsidi secara ilegal.
Selain itu, turut diamankan pula 3 unit mesin genset, satu mobil truk, dan satu kendaraan tangki yang diduga digunakan dalam aktivitas distribusi BBM ilegal tersebut.
Kanit Tipidter Polres Pinrang, Ipda Andi Imam Iradhah mengatakan, operasi pengungkapan penampungan BBM itu dilaksanakan pada Minggu (20/7/2025) malam.
Kata dia, operasi itu dilakukan oleh personel Polda Sulsel.
Baca juga: AKBP Edy Sabhara Putra Jusuf Manggabarani Dianugerahi Penghargaan Usai Bongkar Pembunuhan
"Iya, itu kemarin. Tim Polda yang turun langsung," katanya kepada Tribun-Timur.com.
Imam masih irit bicara mengenai pemilik gudang penampungan tersebut.
Menurutnya, saat ini pihaknya masih mendampingi tim dari Polda Sulsel untuk melakukan pengembangan terkait kasus itu.
"Kita masih pengembangan. Nanti disampaikan info selanjutnya, kita masih pengembangan ini," ungkapnya.
Saat Tribun-Timur.com mengunjungi lokasi gudang penimbunan BBM, gerbang gudang terkunci rapat.
Baca juga: Gudang Penampungan BBM Subsidi Ilegal Ditemukan Hanya Berjarak 4 Km dari Mapolres Pinrang
Salah seorang warga setempat mengutarakan, tidak mengetahui jika gudang yang berjarak kurang lebih 50 meter dari rumahnya itu adalah tempat penampungan BBM.
Pasalnya, gudang tersebut setiap harinya tertutup dan tidak ada aktivitas.
"Saya tidak tau juga, tapi memang tidak pernah saya lihat terbuka. Saya tidak tau kalau tengah malam," ucapnya.
Profil AKBP Edy Sabhara Manggabarani
AKBP Edy Sabhara Manggabarani resmi menjabat Kapolres Pinrang.
Kapolda Sulsel Irjen Rusdi Hartono melantik AKBP Edy Sabhara Manggabarani di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar Rabu (9/4/2025).
AKBP Edy Sabhara Manggabarani putra Komjen Jusuf Manggabarani mantan Wakapolri era pemerintahan SBY.
Sebelumnya AKBP Edy Sabhara Manggabarani menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Sulsel.
Kini ia menjabat Kapolres Pinrang menggantikan AKBP Andiko Wicaksono.
Adapun AKBP Andiko Wicaksono diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbagbeklat Bagdamkeman Romisinter Divhubinter Polri.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel Irjen Rusdi Hartono menyampaikan bahwa mutasi di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa dalam rangka pembinaan karier serta penyegaran organisasi.
“Institusi Polri sebagai organisasi yang dinamis, secara periodik melaksanakan mutasi untuk memberikan pengalaman baru dan peningkatan karier bagi personel,” Irjen Rusdi Hartono.
Irjen Rusdi Hartono menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama yang telah mengemban tugas dengan dedikasi tinggi serta berkontribusi dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Sulsel.
Ia berharap para pejabat baru mampu menjalankan amanah dan membawa semangat baru dalam membangun organisasi yang profesional dan dipercaya masyarakat.
Sosok AKBP Edy Sabhara Manggabarani
Selama ini, Edy bertugas di Polda Sulsel.
Ia sempat menjadi Kanit Resmob Polda Sulsel.
Edy adalah alumnus akademi kepolisian.
Ayahnya bernama Komjen Pol (Purn) Jusuf Manggabarani.
Meski berstatus sebagai anak mantan Wakapolri, namun, dia punya prestasi mentereng.
Saat masih menjabat sebagai Kanit Resmob Polrestabes Makassar, berhasil mengungkap identitas Amir Aco, gembong narkoba internasional, buronan dari Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (17/1/2015) dini hari.
Awalnya Amir Aco bersikukuh bernama Ardi Daeng Nai.
Nama itu memang yang dia pakai selama buron di Makassar.
Di empat tempat kos mewah di Makassar, tempat dia menginap selama buron, juga dikenal dengan nama Ardi Daeng Nai.
Putra mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Jusuf Manggabarani itu juga awalnya percaya kalau itu memang Ardi Daeng Nai itulah namanya. AKP Edy mulai curiga ketika dia ditawari "uang damai" Rp 500 juta oleh Ardi.
Dalam benak AKP Edy, "Wah, pasti dia punya jaringan besar, tidak mungkin orang biasa punya uang sebanyak itu."
Diam-diam Edy, melakukan penelusuran di internet. Dia membuka file Youtube yang ada dalam iPhone 6 miliknya untuk mencocokkan data yang dia peroleh dari Balikpapan.
"Apa benar ini kamu?" kata Edy memperlihatkan video dan foto itu ke Ardi.
Ardi pun terperangkap. Dia tak bisa mengelak lagi ketika diperlihatkan foto dan videonya.
Ardi akhirnya mengaku bahwa dialah Amir Aco yang ada dalam video dan foto tersebut, gembong yang jadi buronan itu.
Raut polisi tiba-tiba heboh saat mengetahui, ternyata yang ditangkap adalah gembong narkoba jaringan internasional. Dialah Amir Aco
"Woww... gembong besar.... Dialah orangnya," teriak sejumlah anggota Resmob Polrestabes Makassar.
Tembak 5 Perampok
Anak mantan Wakapolri Komjen (Purn) Yusuf Manggabarani, AKP Edy Sabhara yang menjabat sebagai Kepala Unit (Kanit) Resmob Polrestabes Makassar, menembak lima perampok.
Salah seorang di antara perampok yang ditembak itu tewas.
Awalnya, unit Resmob Polrestabes Makassar yang dipimpin Edy melakukan penangkapan dua tersangka perampok di Jalan AP Pettarani, Senin (9/11/2015) sore.
Dua tersangka yang ditangkap adalah Ismail alias Mail (21) dan Syahrul (20), warga Jalan Moncong-moncong, Desa Pattalassang, Kabupaten Gowa.
Dari pengakuan kedua tersangka itu, ada beberapa tersangka lain dalam komplotan perampok yang kerap beraksi di Kota Makassar.
Polisi kemudian langsung melakukan pengembangan dan mengejar tersangka lainnya hingga Selasa (10/11/2015) dini hari.
Alhasil, polisi menangkap empat tersangka lainnya.
Para pelaku yakni Ahmad alias Hamma (31), warga Kecamatan Manggala, Kota Makassar; Gau alias Daeng Ngerang (27); Fredy alias Dedy (27); dan Arfandi alias Supu (23).
Tiga pelaku terakhir adalah warga Desa Maccinang, Kabupaten Gowa. Dari pengakuan keenam tersangka, mereka telah melakukan perampokan puluhan TKP di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
Saat dibawa menunjukkan TKP, lima orang tersangka melawan polisi dan berusaha kabur.
"Dari lima tersangka yang ditembak, seorang di antaranya meninggal dunia karena kehabisan darah. Kelima tersangka ditembak kakinya."
"Namun, saat dibawa ke RS Bhayangkara, tersangka Ahmad alias Hamma mengalami pendarahan dan meninggal dunia," kata Komisaris Polisi (Kompol) Andi Husnaeni, Selasa (10/11/2015).
Andi Husnaeni yang adalah Kasubag Humas Polrestabes Makassar mengatakan, lima tersangka lain yang masih hidup dibawa ke Mapolrestabes Makassar untuk diproses lebih lanjut.
Andi Husnaeni mengungkapkan, masing-masing tersangka mempunyai peran dalam menjalankan aksinya.
"Jelas komplotan ini tidak segan-segan melukai korbannya. Di mana mereka melakukan aksinya selalu membawa senjata tajam berupa parang, badik, dan panah. Dari pengungkapan kasus ini, polisi sudah menyita barang bukti dari tersangka," kata dia.(tribun-timur.com/kompas.com)
| Profil AKBP Edy Sabhara Penerus Jusuf Manggabarani Jenderal Polisi Masa Depan |
|
|---|
| Sosok AKBP Edy Sabhara Anak Eks Wakapolri Bongkar Kasus Menantu Bobol Brangkas Mertua |
|
|---|
| Deretan 5 Alumni Akpol 2006 Promosi Jadi Kapolres Calon Jenderal Masa Depan |
|
|---|
| Polwan asal Pinrang Sulsel AKBP Miharni Hanapi Promosi Kapolres, Samai Adhi Makayasa 2006 |
|
|---|
| 2 Polwan Alumnus Akpol 2006 Ikuti Jejak Peraih Adhi Makayasa AKBP Ratna Quratul Ainy Jadi Kapolres |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250722-Kapolres-Pinrang-AKBP-Edy-Sabhara-Manggabarani.jpg)