Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PT Vale Perkuat Literasi Lingkungan di Morowali, Dorong Transformasi Berkelanjutan

Langkah ini tidak hanya menjaga keberlanjutan operasional, tetapi juga memperkuat kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Editor: Muh. Abdiwan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
LITERASI LINGKUNGAN - PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mempertegas komitmennya terhadap pertambangan berkelanjutan melalui literasi lingkungan dari Morowali, Sulawesi Tengah, Senin, 21 Juli 2025. Dengan mengintegrasikan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG), PT Vale menjalankan berbagai inisiatif seperti nursery untuk reklamasi, metode hydroseeding untuk konservasi tanah, serta fasilitas TPS3R dan Rumah Grievance yang mengedepankan pengelolaan sosial berbasis keterbukaan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Di tengah gelombang transisi energi global yang menempatkan Indonesia sebagai penghasil mineral kritis bagi ekonomi rendah karbon, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mempertegas komitmennya terhadap pertambangan berkelanjutan melalui literasi lingkungan dari Morowali, Sulawesi Tengah, Senin, 21 Juli 2025.

Dengan mengintegrasikan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG), PT Vale menjalankan berbagai inisiatif seperti nursery untuk reklamasi, metode hydroseeding untuk konservasi tanah, serta fasilitas TPS3R dan Rumah Grievance yang mengedepankan pengelolaan sosial berbasis keterbukaan.

Langkah ini tidak hanya menjaga keberlanjutan operasional, tetapi juga memperkuat kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan komitmen Indonesia menuju Net Zero Emissions pada 2060.

Menurut Vanda Kusumaningrum, Head of Corporate Communications PT Vale Indonesia, keberlanjutan harus dikomunikasikan secara adil dan inklusif agar masyarakat lokal memiliki kapasitas memahami dan menarasikan proses transisi energi hijau itu sendiri.

“Kami percaya, keberlanjutan tidak cukup hanya dilakukan, tapi juga perlu dikomunikasikan dengan cara yang adil, transparan, dan inklusif,” ujarnya dalam kegiatan pelatihan jurnalistik di Hotel Metro, Morowali, Senin (21/7/2025).

Sebagai bagian dari strategi membangun pemahaman kolektif tersebut, PT Vale bekerja sama dengan Perkumpulan Jurnalis Warga Indonesia (JUWITA) menyelenggarakan pelatihan bertajuk Menarasikan Praktik Bisnis Berkelanjutan pada 21–22 Juli 2025.

Ketua JUWITA, Kartini Nainggolan, menyatakan pentingnya jurnalisme komunitas dalam menjembatani relasi antara perusahaan dan masyarakat secara konstruktif dan informatif.

”Pelatihan ini kami melihatnya sebagai kebutuhan yang mendesak untuk menghadirkan narasi praktik bisnis yang berkelanjutan di sekitar kita,” kata Kartini dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran industri harus dikawal dengan narasi yang adil agar investasi dapat memberi manfaat nyata bagi pengembangan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

”Harapannya ke depan tentunya apa yang kita tulis bisa cover both side, tidak hanya isu negatif saja tapi juga kita harus melihat apa saja upaya yang sudah dilakukan perusahaan,” ungkap Kartini.

Melalui sinergi antara aksi nyata dan komunikasi berbasis nilai, PT Vale menegaskan perannya sebagai pelopor pertambangan berkelanjutan yang relevan dalam lanskap global yang makin menuntut transparansi dan kolaborasi lintas sektor.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved