Sosok Mayjen Ahmad Rizal Jenderal Bintang 2 Mundur dari TNI Demi Dirut
Mayjen TNI Ahmad Rizal kini lebih memilih bertugas di pemerintahan Presiden Prabowo dibanding jadi anak buah Panglima TNI
TRIBUN-TIMUR.COM - Sosok Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani jenderal bintang 2 memilih mundur dari TNI.
Mayjen TNI Ahmad Rizal kini lebih memilih bertugas di pemerintahan Presiden Prabowo dibanding jadi anak buah Panglima TNI, Jenderal Maruli Simanjuntak.
Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II pada 2022 itu memilih jabat Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog.
Ahmad Rizal Ramdhani, mengaku telah mengajukan surat pengunduran diri dari dinas kemiliteran TNI sejak 1 Juni 2025.
Surat pengunduran diri tersebut, ditujukan kepada Panglima TNI.
"Oh, tidak (aktif di TNI). Saya sudah mengundurkan diri secara resmi. Tertulis kepada Panglima TNI sejak tanggal 1 Juni 2025," kata Rizal kepada awak media di Gedung Nanggala Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, pada Jumat (18/7/2025).
Saat ini, ungkapnya, pengunduran dirinya tengah diproses Markas Besar TNI.
Ia pun mengajak masyarakat tidak bimbang dan ragu terkait hal tersebut.
"Saya profesional. Yang namanya mengabdi. Dulu kami mengabdi dengan adik-adik kami di TNI. Nah, sekarang saya mengabdi dengan teman-teman semuanya di lingkungan sipil," ungkapnya.
"Yang penting, kita mengabdi untuk bangsa dan negara. Mewujudkan swasembada pangan," ujar dia.
Terkait dengan statusnya, saat ini ia mengaku belum resmi menyandang status purnawirawan.
Hal tersebut, kata dia, karena masih harus menunggu surat keputusan Panglima TNI.
"Nunggu Skep (Surat Keputusan) dulu. Kan belum keluar Skep-nya," ucapnya.
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin pernah menanggapi terkait penunjukkan Rizal yang berstatus perwira aktif TNI sebagai Dirut Perum Bulog.
Sjafrie menegaskan Rizal harus pensiun dulu sebelum menjabat Dirut Perum Bulog.
Dia mengatakan Rizal menggantikan Letjen TNI Novi Helmy Prasetya yang kini kembali ditugaskan di TNI.
Hal itu disampaikan Sjafrie di Gedung Utama Kejaksaan Agung Jakarta Selatan pada Rabu (9/7/2025).
"Mereka (dia) penggantinya Novi, namanya Rizal. Tapi harus pensiun," kata Sjafrie.
Ketika ditanya proses pensiun Rizal, Sjafrie mengatakan Rizal akan langsung pensiun.
Dia juga menegaskan Rizal harus pensiun dulu dari dinas keprajuritan sebelum menjabat sebagai Dirut Perum Bulog.
"Oh prosesnya langsung pensiun. Sebelum menjabat harus pensiun," tegas Sjafrie.
Mayjen Ahmad Rizal Ramdhani menjabat sebagai Staf Khusus KSAD penugasan Kementerian Pertanian sebagai Komandan Satgas Bawah Kendali Operasi (BKO) Ketahanan Pangan pada 2023—2025 sebelum akhirnya ditunjuk menjadi Dirut Perum Bulog.
Perjalanan karier Mayjen Ahmad Rizal Ramdhani
Setelah lulus dari Akmil, Ahmad banyak menghabiskan waktunya di Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur).
Ia pernah menjabat sebagai Komandan Peleton (Danton), Komandan Kompi (Danki), dan Perwira Seksi (Pasi) di batalyon tersebut pada 1993-2001.
Delapan tahun bertugas di Korps Zeni, Ahmad mendapat tugas baru sebagai Pasi Intel Komando Distrik Militer (Kodim) 0202/BS Medan pada 2001-2003.
Setelah itu, ia ditunjuk menjadi Perwira Pembantu Madya (Pabandya) Pam Staf Intelijen (Sintel) Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan pada 2007.
Ahmad kemudian menduduki posisi sebagai Komandan Detasemen Intelijen Kodam (Dandenintelkam) I/Bukit Barisan.
Setelah berkecimpung di bidang intelijen, ia kembali ditugaskan di Korps Zeni sebagai Komandan Batalyon Zeni Tempur 1/Dhira Dharma Kodam I/BB.
Pada 2011, ia mendapat penugasan di Kepulauan Riau dengan jabatan baru sebagai Komandan Kodim 0316/Batam.
Dua tahun setelahnya atau 2013, ia ditunjuk menjadi Pabandya III/Binapintel Spaban I/Ren Spamad.
Jabatan lain yang pernah diemban Ahmada adalah Staf Ahli Pangdam XII/Tanjungpura Bidang Hukum, Humaniter dan Paban I/Ren Spamad, dan Danrem 162/Wira Bhakti.
Karier Ahmad di TNI AD berlanjut sebagai Komandan Resor Militer 162 Wirabhakti, Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Pada 6 Desember 2021, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memberikan tugas baru kepada Ahmad di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan.
Di kementerian tersebut, ia menjabat sebagai Asisten Deputi Koordinasi Pengelolaan Pemilihan Umum dan Penguatan Partai Politik.
Namun, posisi Ahmad sebagai asisten deputi berlangsung singkat. Sebabnya, ia ditunjuk menjadi Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II pada 2022.
Laksamana Yudo Margono yang menjabat sebagai Panglima TNI pada 2023 kemudian mengangkat Ahmad sebagai Staf Khusus Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Pada saat itu, kursi KSAD masih diduduki oleh Jenderal Dudung Abdurachman sebelum ia pensiun pada November 2023.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dirut Bulog Mayjen Ahmad Rizal Mengaku Sudah Ajukan Pengunduran Diri Dari TNI Sejak 1 Juni 2025
Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramadhani
Mayjen TNI Ahmad Rizal
TNI
Dirut Bulog
Jenderal Maruli Simanjuntak
| Sepak Terjang Mayjen Bangun Nawoko Pangdam XIV/Hasanuddin, Ungkap Fakta Keterlibatan TNI di MBG |
|
|---|
| Pangdam XIV: Komcad Perkuat Pertahanan Semesta |
|
|---|
| TNI AD Banyak Kelola Dapur MBG? Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen Bangun Nawoko: Kita Hanya Pendampingan |
|
|---|
| Mayjen TNI Bangun Nawoko Tiba-tiba Berdiri Cari Bakal Calon Taruna, 'Siapa Bisa Iqamah?' |
|
|---|
| Pangdam Hasanuddin Tegaskan TNI Tak Urus Koperasi Merah Putih, Hanya Bantu Membangun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250718-Mayjen-TNI-Ahmad-Rizal-kini-lebih-memilih-bertuga.jpg)