Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pelecehan Seksual

Ditangkap Gara-gara Tepuk Bokong Mahasiswi, Pak Ogah di Makassar Bilang Hanya Iseng

Pelaku HD (35), 'Pak Ogah' kerap nyambi juru parkir liar depan rumah sakit, Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
Tribun-Timur.com/Muslimin Emba
PELECEHAN SEKSUAL - HD (35) pak ogah dan jukir nakal yang ditangkap polisi setelah tepuk bokong mahasiswi, saat digiring ke dalam rutan Polrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Rabu (9/7/2025) sore. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Seorang pria di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, harus berurusan dengan polisi akibat ulah jahilnya menepuk bokong perempuan.

Ialah, HD (35), 'Pak Ogah' yang juga kerap nyambi parkir liar depan rumah sakit, Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

HD ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Makassar atas dugaan pelecehan seksual.

Kejadian bermula saat HD berada depan gerbang masuk rumah sakit.

Di saat bersamaan korban yang merupakan mahasiswi magang berjalan masuk.

Saat itulah, HD menepuk bokong korban hingga korban merasa dilecehkan.

HD yang diamankan di Satreskrim Polrestabes Makassar, mengaku perbuatannya.

Baca juga: 22 Kasus Kekerasan dan Pelecehan Terjadi di Palopo, Biaya Visum Korban Ditanggung Dinas PPPA

Ia mengaku, hanya iseng menepuk bokong korban.

"Pantatnya saya kasih begini (tepok). Itu sepintas saja,"ucap HD saat diinterogasi polisi, Rabu (9/7/2025).

HD yang sudah berkeluarga juga mengaku, saat itu hanya bercanda dan menyesali perbuatannya.

"Bercanda sesuai juga dengan candaannya. Hanya iseng, saya menyesal," ucapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Wahiduddin yang ditemui mengatakan, pelaku diamankan setelah menerima laporan korban.

"Jadi yang barusan diamankan dari Satreskrim, yaitu pelaku pelecehan seorang tukang pakir," kata AKP Wahiduddin.

"Tukang pakir liar melakukan pelecehan terhadap seorang wanita yang sementara menyeberang jalan menuju rumah sakit TKP-nya di Jl Urip Sumoharjo," lanjutnya.

Ulah iseng pelaku itu, kata Wahid membuat korban merasa dilecehkan dan tidak terima perlakuan pelaku.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved