Petani Wajo
Petani Wajo Tebus 137 Ton Pupuk Subsidi dalam Sehari
Ratusan petani Wajo antusias hadiri Rembuk Tani dan menebus 137 ton pupuk bersubsidi. Upaya ini dorong peningkatan hasil panen dan ketahanan pangan.
TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO – Ratusan petani di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, antusias mengikuti kegiatan Rembuk Tani dan Tebus Bersama digelar PT Pupuk Indonesia (Persero), Jumat (4/7/2025).
Kegiatan berlangsung di Kantor Bupati Wajo, dalam rangka mendukung peningkatan panen dan percepatan penebusan pupuk bersubsidi.
General Manager Regional 4 PT Pupuk Indonesia, Wisnu Ramadhani, mengatakan kegiatan ini diikuti sekitar 750 petani dan pemangku kepentingan.
“Kegiatan ini berhasil mencatatkan penebusan sebanyak 114,4 ton pupuk bersubsidi,” ujar Wisnu via rilis, Minggu (6/7/2025).
Wisnu mengapresiasi capaian penebusan pupuk di Wajo.
Namun tetap mendorong optimalisasi penyerapan agar mencapai rata-rata nasional.
“Kami melihat semangat luar biasa dari petani Wajo. Progres penebusan sudah baik, tapi masih banyak potensi belum tergali. Petani yang sudah terdaftar berhak atas pupuk bersubsidi, dan tugas kami memastikan mereka didukung penuh,” ujarnya.
Bupati Wajo, Andi Rosman, menyambut baik kegiatan ini dan mengaitkannya dengan peningkatan produksi pertanian di daerahnya.
“Alhamdulillah, tahun ini hasil panen di Wajo meningkat. Keberhasilan ini buah dari sinergi yang baik. Ketersediaan pupuk dan semangat petani membuahkan hasil nyata,” kata Andi Rosman.
Ia menyebut, kegiatan seperti ini memperkuat kolaborasi antarpihak untuk menjaga kontribusi Wajo terhadap ketahanan pangan Sulsel.
Forum ini menjadi wadah strategis mempertemukan petani, pemilik kios, penyuluh pertanian, jajaran pemerintah daerah, dan Asosiasi Distributor Pupuk Indonesia (ADPI).
Melalui pendekatan jemput bola, Pupuk Indonesia mengidentifikasi tantangan distribusi pupuk bersubsidi dan mempercepat penyelesaiannya.
Antusiasme petani tercermin dari volume penebusan pupuk yang cukup tinggi. Tercatat, 137 ton pupuk berhasil ditebus dalam sehari.
Rinciannya, 62,9 ton pupuk Urea, 72,8 ton pupuk NPK Phonska, dan 1,4 ton NPK FK Kakao.
Pupuk Indonesia akan terus menyelenggarakan kegiatan serupa di wilayah kerja Regional 4 untuk memastikan pupuk bersubsidi tersalurkan tepat sasaran dan mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-07-06-PUPUK-INDONESIA-DI-WAJO.jpg)