Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jokowi Cuci Darah? Alat di Perut Jadi Bukti versi Dokter

Tak hanya soal perubahan warna kulit wajah dan leher, belakangan adanya tonjolan di bagian perut Jokowi juga disorot warganet.

Tayang:
Editor: Ansar
Kolase KPCDI
JOKOWI - Kolase foto mantan Presiden RI Joko Widodo saat merayakan ulang tahun di kediamannya di Solo, pada Sabtu (21/6/2025). Perut Jokowi tampak menonjol ketika itu, Dokter Tifa sebut itu CAPD, dugaan sakit autoimun agresif pun mencuat di kalangan warganet. (Ist/KPCDI) 

"Sebagai dokter dan sesama manusia, saya khawatir terhadap kesehatan beliau," ucapnya.

Menurut Dokter Tifa, dalam kondisi seperti ini, CAPD justru tidak cukup memadai. 

Dokter Tifa: Hoaks Jokowi Alergi Kulit Biasa, Ini Sakit Berat

Ia pun membantah klaim bahwa kondisi Jokowi hanya akibat alergi kulit ringan pasca kunjungan ke Vatikan.

"Justru yang hoaks adalah, orang yang mengatakan ini hanya alergi kulit biasa," tegasnya. "Sekali lagi, ini sakit berat. Berat sekali."

Ia pun menyarankan agar Jokowi segera dirawat secara intensif di rumah sakit terbaik dunia, dan menyebut China sebagai opsi yang mungkin relevan karena faktor hubungan darah.

"Apakah negara masih memfasilitasi mantan presiden untuk mendapatkan perawatan terbaik?" tanyanya menutup pernyataan.

Lantas Apa Itu CAPD?

Melansir laman Alodokter, CAPD (continuous ambulatory peritoneal dialysis) merupakan metode cuci darah yang dilakukan lewat perut. 

Metode ini memanfaatkan selaput dalam rongga perut (peritoneum), yang memiliki permukaan luas dan banyak jaringan pembuluh darah, sebagai filter alami ketika dilewati oleh zat sisa.

Cuci darah bermanfaat untuk membersihkan darah dari zat-zat sisa metabolisme, elektrolit, mineral, dan cairan berlebihan akibat penurunan fungsi ginjal. 

Prosedur cuci darah, baik dengan metode CAPD atau hemodialisis, juga dapat membantu mengendalikan tekanan darah.

Faktor Risiko CAPD Mungkin Terjadi

Meski semua metode cuci darah memiliki risiko atau efek samping, ada beberapa risiko yang lebih rentan terjadi akibat prosedur CAPD, seperti:

1. Hernia

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved