Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini Mubha Kahar Muang

DemokrasiUntuk Siapa?

Dari amandemen UUD 1945 dapat ditelusuri adanya pengaruh asing. Bahkan beberapa LSM asing ikut aktif dalam proses amandemen UUD 1945 tersebut. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: AS Kambie
dok.tribun
Mubha Kahar Muang, Anggota FKP DPR RI 1987-1992-1997-1998 

Dari amandemen UUD 1945 dapat ditelusuri adanya pengaruh asing.

Bahkan beberapa LSM asing ikut aktif dalam proses amandemen UUD 1945 tersebut. 

Menurut Prof. Dr. Kaelan, MS. LSM asing tersebut bahkan hadir dalam rapat-rapat PAH I BP MPR RI, mengikuti setiap materi perubahan yang dibahas seperti dari National Endowment for Democracy (NED) LSM yang terkenal di AS yang memberi dukungan terhadap demokrasi diluar negeri yang kegiatannya  mendapat dukungan keuangan dari Gedung Putih.

Demokrasi

Amerika Serikat salah satu negara yang paling terdepan dalam membangun dan merawat demokrasi di seantero dunia.

Tetapi penerapan demokrasi yang dikembangkan 
sangat tergantung kepentingan AS.

Beberapa negara di Timur Tengah seperti Irak, Libya, Suriah, Sudan, semua adalah negara yang kaya minyak.

Irak yang memiliki kekayaan minyak no lima di dunia atas nama demokrasi di bom selama 8 tahun, 2003-2011 dan menewaskan sejuta rakyatnya dari 35 juta penduduk.

Ketika itu setiap hari warga Iraq melihat orang mati terbunuh. Melihat kematian menjadi pemandangan biasa.

Selain itu kekayaan negaranya pun diangkut keluar negeri seperti emas, dan lain-lain.

Irak, yang sebelumnya bernama Mesopotamia disebut sebagai negara yang memiliki peradaban tertua di dunia 10.000 - 3000 SM. 

Negeri yang menyimpan benda peninggalan sejarah yang begitu berarti bagi peradaban dunia.

Ketika diserang, benda bersejarah di museum ketika itu pun dijarah dan sisanya dihancurkan.

Pembunuhan dan penghancuran yang menjadi pemandangan biasa membuat rakyat menjadi mati rasa kemudian melahirkan Islamic State of Iraq (ISI) yang kemudian menjadi Islamic State of Iraq and Syria ( ISIS )

Lahirnya ISIS akibat dari kekerasan yang diciptakan.
Pernyataan tersebut dibenarkan oleh  Donald Trump melalui pengakuannya yang kurang lebih  _bahwa seandainya politikus kita tidak melakukan apa- apa, Irak dan Suriah tidak menjadi sarang teroris_

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved