Makassar Mulia
Makassar Siap Jadi Pusat Pembelajaran Bahasa Inggris Kawasan Indonesia Timur
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Cambridge English Course (Cambridge University Press and Assessment Indonesia) menjajaki kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar.
Lembaga kursus bahasa Inggris ini membuka peluang kolaborasi strategis di bidang peningkatan kemampuan Bahasa Inggris bagi guru dan siswa.
Hal tersebut disampaikan saat audiensi bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Balaikota Makassar Jl Jenderal Ahmad Yani, Rabu (14/6/2025).
Country Head Cambridge English Course Sonya Tobing, menyampaikan keinginan kuat Cambridge English Course untuk menjadikan Makassar sebagai salah satu center of excellence dalam pendidikan Bahasa Inggris, khususnya untuk wilayah Indonesia Timur.
"Tujuan kami adalah mendukung peningkatan kompetensi guru dan murid secara merata, tidak hanya di sekolah unggulan," ucap Sonya,l.
Cambridge English Course melalui program Integrated Learning Solution telah menyediakan bahan ajar modern, termasuk buku dan perangkat pembelajaran digital yang dapat digunakan secara komprehensif oleh guru dan siswa.
Program ini dalam rangka mendukung transformasi pendidikan yang merata, sesuai arahan Pak Menteri Pendidikan, terutama di daerah-daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).
Sonya juga menyampaikan, Cambridge baru-baru ini diundang oleh Komisi X DPR RI untuk mendiskusikan kesiapan program pendidikan internasional di Indonesia.
Hal ini menjadi sinyal positif bahwa kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam pendidikan semakin dibuka dan diakselerasi.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendukung inisiatif yang akan memperkuat posisi Makassar sebagai pusat pembelajaran Bahasa Inggris di kawasan timur Indonesia.
"Kami sangat terbuka dengan kehadiran Cambridge. Pemerintah Kota Makassar mendorong lahirnya SDM yang unggul, salah satunya dengan menguasai Bahasa Inggris," jelasnya.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dari rencana besar menjadikan Makassar sebagai pusat pelatihan, pembelajaran, dan sertifikasi Bahasa Inggris bagi kawasan Indonesia Timur, serta membangun ekosistem pendidikan yang berstandar internasional namun inklusif
Appi juga menegaskan bahwa Pemkot akan menyiapkan dukungan kebijakan dan infrastruktur yang diperlukan agar program peningkatan kompetensi Bahasa Inggris ini dapat berjalan efektif.
"Kolaborasi ini akan menjadi langkah konkret untuk memajukan kualitas pendidikan, terutama di sekolah-sekolah yang masih butuh penguatan kapasitas," terangnya.
Munafri juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing sebagai salah satu modal utama generasi muda untuk bersaing secara global.
Menurutnya, masih banyak generasi muda yang kurang percaya diri saat menghadapi peluang di tingkat regional maupun internasional, salah satunya disebabkan oleh keterbatasan kemampuan berbahasa asing.
"Persoalan kita selama ini adalah ketidakmampuan berkomunikasi dalam bahasa asing. Akibatnya, kepercayaan diri siswa lemah dan kesempatan untuk meraih peluang kerja di luar daerah, bahkan luar negeri, jadi sulit didapat," ungkapnya.
Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pengajaran bahasa asing, akan menjadi prioritas ke depan.
Tak hanya fokus pada proses belajar-mengajar, Wali Kota juga menaruh harapan besar agar siswa-siswi Makassar bisa mengembangkan potensi diri secara luas, menjadikan kemampuan bahasa asing sebagai solusi untuk membuka akses terhadap pendidikan dan pekerjaan yang lebih baik.
"Harapan saya, anak-anak kita bisa menjadi solusi atas tantangan masa depan. Kita tidak perlu terlalu banyak, tapi harus ada hasil yang nyata dari program ini," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Wali-Kota-Makassar-Munafri-Arifuddin-menerima-audiensi-Cambridge-English-Course.jpg)