Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rayakan Hari Lingkungan Hidup 2025, PPLH Puntondo Ajak Warga Perangi Sampah Plastik

kegiatan ini untuk menggugah kesadaran terhadap bahaya pencemaran plastik, dengan melibatkan relawan, tokoh masyarakat, hingga pelajar dan komunitas

Editor: Muh. Abdiwan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD ABDIWAN
HARI LINGKUNGAN HIDUP - Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo di Kabupaten Takalar tengah mempersiapkan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang mengusung tema global “Ending Plastic Pollution”, dengan jadwal pelaksanaan pada 2, 5 hingga 11 Juni 2025 di Dusun Puntondo, Kecamatan Laikang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo di Kabupaten Takalar tengah mempersiapkan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang mengusung tema global “Ending Plastic Pollution”, dengan jadwal pelaksanaan pada 2, 5 hingga 11 Juni 2025 di Dusun Puntondo, Kecamatan Laikang.

Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk menggugah kesadaran masyarakat terhadap bahaya pencemaran plastik, dengan melibatkan elemen lokal mulai dari relawan, tokoh masyarakat, hingga pelajar dan komunitas lingkungan yang aktif di wilayah pesisir selatan Sulawesi Selatan.

Eli, Ketua Panitia HARLING 2025, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini tidak hanya difokuskan pada kegiatan seremonial, melainkan diarahkan untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai secara nyata dan berkelanjutan.

“Kami ingin peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini tidak sekadar seremonial. Target kami adalah membangun kesadaran kolektif untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, terutama di wilayah pesisir seperti Puntondo,” ungkap Eli dalam keterangannya, Selasa (3/6).

Kegiatan utama yang akan digelar meliputi lomba kebersihan antar lorong, sosialisasi kebersihan kepada warga, serta aksi bersih lingkungan yang akan menjadi ruang interaksi langsung antara masyarakat dan pegiat lingkungan untuk mendorong perubahan perilaku.

Co-Director PPLH Puntondo, Reza, menekankan bahwa pelibatan sekolah dan berbagai komunitas lokal dalam kegiatan ini merupakan strategi kunci untuk memperluas jangkauan edukasi lingkungan dan memperkuat solidaritas masyarakat terhadap isu pencemaran plastik.

“Kami percaya bahwa perubahan harus dimulai dari komunitas terkecil, dan semangat gotong royong yang dimiliki masyarakat Puntondo menjadi modal kuat dalam menciptakan gerakan yang berdampak luas,” ujar Reza.

Perlengkapan kebersihan, materi edukasi, serta tim dokumentasi dan publikasi telah disiapkan sejak akhir Mei dan disebarluaskan melalui kanal resmi @pplhpuntondo di Instagram, Facebook, TikTok, serta jejaring komunitas mitra yang tersebar di Sulawesi Selatan.

Dengan menggandeng lintas sektor dan memperkuat partisipasi akar rumput, PPLH Puntondo berharap peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini menjadi titik tolak menuju gerakan berkelanjutan yang mampu menekan pencemaran plastik dari wilayah pesisir hingga ke ranah kebijakan yang lebih luas.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved