Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Polisi Selidiki Kasus Uang Palsu di Sinjai, Pemilik Kios Jadi Korban

Salah satu korban adalah pemilik kios campuran bernama Dedi, yang berada di Jalan Tondong, Kecamatan Sinjai Utara.

Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH AINUN
Kanit 4 Kamneg Opsnal Intelkam Polres Sinjai, Ipda Sukandi W Dehi (kiri) saat menemui pemilik kios jadi korban peredaran uang palsu, Dedi (kanan) di Jl Tondong, Sinjai Utara 

TRIBUN-TIMUR.COM – Polisi mulai menyelidiki kasus peredaran uang palsu yang meresahkan warga di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. 

Salah satu korban adalah pemilik kios campuran bernama Dedi, yang berada di Jalan Tondong, Kecamatan Sinjai Utara.

Personel Satuan Intelkam Polres Sinjai telah mendatangi lokasi usaha milik Dedi untuk menggali keterangan awal terkait kasus tersebut.

“Kita sudah datangi korban untuk dimintai keterangannya,” kata Kanit 4 Kamneg Opsnal Intelkam Polres Sinjai, Ipda Sukandi W Dehi, Minggu malam (1/6/2025).

Menurut Sukandi, setelah pengumpulan keterangan, pihaknya akan melanjutkan ke tahap penyelidikan guna mengungkap pelaku peredaran uang palsu.

“Setelah kita ambil keterangan korban, kita akan melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Dedi mengaku menerima uang palsu pecahan Rp50 ribu dari dua orang yang datang ke kiosnya sekitar sepekan lalu.

Satu pelaku masuk ke dalam kios untuk membeli rokok, sementara satu lainnya menunggu di atas motor.

“Saya tidak tahu namanya, tapi ciri-cirinya saya masih ingat,” ujar Dedi saat diwawancarai sebelumnya, Kamis (29/5/2025).

Menurutnya, uang tersebut terlihat kusam dan memiliki tekstur mencurigakan.

“Sepertinya di-print pakai kertas HVS,” katanya.

Untuk mencegah kejadian serupa, Dedi kini menempelkan uang palsu itu di etalase kiosnya sebagai peringatan.

Tak hanya dirinya, Dedi menyebutkan ada pedagang lain di sekitar lokasi, termasuk penjual gorengan, yang juga menjadi korban uang palsu.

“Memang sudah marak di sini,” katanya.

Polres Sinjai masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan menelusuri kemungkinan jaringan yang lebih luas.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved