Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pernah Tinggal di Makassar, Duta Besar Australia Rod Brazier: Makanannya Lezat, Masyarakatnya Ramah

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier berkunjung ke Makassar, Sulsel, selama 3 hari, Selasa - Kamis (20-22/5/2025).

Editor: Edi Sumardi
KEDUBES AUSTRALIA UNTUK INDONESIA
KULIAH DI UNHAS - Tangkapan layar video perkenalan Dubes Australia untuk Indonesia, Rod Brazier yang diunggah di akun media sosial resmi Kedubes Australia, Rabu (7/5/2025) kemarin. Brazier ternyata pernah kuliah di Universitasa Hasanuddin (Unhas). 

TRIBUN-TIMUR.COM - Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier berkunjung ke Makassar, Sulsel, selama 3 hari, Selasa - Kamis (20-22/5/2025).

Brazier pernah tinggal di Makassar dan menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin (Unhas) pada tahun 1990 selama 1 semester.

Brazier mengunjungi banyak tempat yang dia kenang dari masa tinggalnya di Makassar dan menghabiskan waktu bersama keluarga angkatnya semasa kuliah.

Dalam pertemuannya dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Brazier bercerita banyak tentang kenangannya saat tinggal di Makassar.

Ia juga mengenang saat mendampingi Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese MP, dalam kunjungan resmi pertama Perdana Menteri Australia ke Sulawesi Selatan pada tahun 2022.

Baca juga: Dubes Australia untuk Indonesia Rod Brazier Ternyata Pernah Kuliah di Unhas

Dalam kunjungan tersebut, Albanese menegaskan bahwa Pemerintah Australia memahami bahwa Indonesia lebih dari sekadar Jakarta atau Jawa, yang kembali diulangi Perdana Menteri saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto pada minggu lalu.

“Makassar telah berkembang pesat sejak saya berkesempatan tinggal di sini, namun masyarakatnya tetap ramah-ramah, dan makanannya tetap lezat. Merupakan suatu kehormatan untuk kembali ke Makassar sebagai Duta Besar Australia untuk Indonesia,” kata Brazier dalam siaran pers Kedubes Australia untuk Indonesia, Kamis hari ini.

Selama berada di Makassar, Brazier juga bertemu dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan sesama anggota IKAMA, ikatan alumni Australia di Sulawesi Selatan.

Baca juga: Wali Kota Munafri Ajak Dubes Australia Tangani Sampah, Banjir, dan Transportasi Publik di Makassar

Bersama Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, Brazier mendampingi Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa, untuk menyampaikan program Kompetisi Gagasan Sosial Inovatif (KGSI) bagi mahasiswa di Makassar.

Diselenggarakan di Unhas, KGSI merupakan kompetisi yang dirancang untuk mendukung dan mengembangkan inisiatif yang menciptakan dampak sosial dan/atau lingkungan yang positif.

Program ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan mereka tentang isu-isu pendidikan di era digital dan merupakan kerja sama antara Kedutaan Besar Australia dan Narasi.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved