Maros Masuk 10 Besar Kabupaten Termiskin di Sulsel versi BPS
Angka ini sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 9,65 persen.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Kabupaten Maros sepuluh besar kabupaten termiskin di Sulawesi Selatan.
Dilansir dari data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan per September 2024, tingkat kemiskinan di Maros tercatat sebesar 9,32 persen pada tahun 2024.
Angka ini sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 9,65 persen.
Bupati Maros, Chaidir Syam, mengaku pihaknya tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap data dan faktor-faktor penyebab tingginya angka kemiskinan.
“Kami sedang mengevaluasi angka-angka tersebut. Ini penting agar kami bisa memahami indikator apa yang menyebabkan Maros masuk dalam 10 besar kabupaten dengan persentase kemiskinan tertinggi di Sulsel,” katanya saat ditemui Tribun Timur, Kamis (22/5/2025)
Mantan Ketua DPRD Maros itu menyebut hingga saat ini masih terdapat satu desa di Maros yang berstatus tertinggal, yakni Desa Bontosomba.
Meski demikian, ia menegaskan secara umum pertumbuhan ekonomi Maros tetap berada pada tren yang positif. Saat ini, angka pertumbuhan ekonomi Maros mencapai 3,79 persen.
“Pertumbuhan ekonomi kita masih di atas rata-rata nasional dan provinsi. Ini menunjukkan bahwa secara makro,” tambahnya.
Untuk memastikan penanganan kemiskinan berjalan efektif dan tepat sasaran, Pemkab Maros akan melakukan penyisiran data warga miskin secara terperinci melalui pendekatan name by address.
“Kita akan telusuri satu per satu melalui data DTSN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional). Pendataan sekarang hanya boleh satu data. Tidak boleh lagi ada data dari Dinas Kesehatan atau dinas lain yang berbeda-beda,” tegasnya.
Berikut 10 Daerah Termiskin di Sulsel
1.Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep): 12,41 persen
2. Kabupaten Jeneponto: 11,82 persen
3. Kabupaten Luwu: 11,70 persen
4. Kabupaten Enrekang: 11,25 persen
5. Kabupaten Luwu Utara: 11,24 persen
6. Kabupaten Kepulauan Selayar: 10,79 persen
7. Kabupaten Tana Toraja: 10,79 persen
8. Kabupaten Toraja Utara: 10,73 persen
9. Kabupaten Bone: 9,58 persen
10. Kabupaten Maros: 9,32 persen. (*)
| Chaidir Syam Target Kafilah Maros Juara Umum MTQ Sulsel, Husniah Talenrang Incar 5 Besar |
|
|---|
| Akhir Pelarian Pencuri Lompat ke Sungai di Maros, Ditangkap di Pelabuhan Makassar |
|
|---|
| Pecah Kongsi? Dua Pengurus Inti Apdesi Maros Tinggalkan Wahyu Febri, Kini Pimpin Merah Putih |
|
|---|
| Respons Purbaya, Usulan Motor Listrik MBG Pernah Ditolak, Kini Viral Lagi |
|
|---|
| Terduga Pelaku Pencurian Kabur Saat Interogasi, Diduga Lompat ke Sungai Maros |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/MISKIN-Bupati-Maros-Chaidir-Syam-saat-ditemui-di-kantornya.jpg)