TNI
Presiden Prabowo Perkenalkan Anak Miskin Makassar Naila Raih Beasiswa di Depan 1000 Jenderal
Presiden RI Prabowo Subianto memperkenalkan anak Makassar Sulawesi selatan, Naila, seorang calon peserta didik sekolah rakyat.
TRIBUN-TIMUR.COM- Presiden RI Prabowo Subianto memperkenalkan anak Makassar Sulawesi Selatan, Naila, seorang calon peserta didik Sekolah Rakyat.
Ia memperkenalkan Naila saat menghadiri acara Halalbihalal Presiden RI bersama Purnawirawan TNI AD dan Keluarga Besar TNI-Polri pada di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (6/5/2025).
“Saya minta ditayangkan, saudara-saudara ini profil calon peserta didik kita. Namanya Naila, orang tuanya kurang dari 1 juta padahal tanggungannya lima orang. Itu rumahnya di kanan,” ujarnya.
Prabowo pun menyampaikan Naila masih bisa senyum di tengah rumahnya yang terbuat dari seng.
Kondisi rumahnya sangat memprihatikan.
“Yang menarik bagi saya rumahnya seperti ini Naila masih bisa senyum,” kata nya di depan 1000 lebih para jenderal purnawirawan.
“Rekan-rekan purnawirana sisa hidup saya adalah mengubah nasib Naila di Indonesia. Apa mungkin? Kita akan berusaha sekeras-kerasnya hanya dengan keberanian dan tekad untuk memimpin suatu gerakan pemerintah bersih dan anti korupsi, Naila-Naila akan punya nasib baik,” kjatanya.
“Semoga yang mahakuasa bersama kita,” katanya.
Dikutip dari Profil Kemiskinan di Indonesia Maret 2024, penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.
Garis kemiskinan merupakan suatu nilai pengeluaran minimum kebutuhan makanan dan bukan makanan yang harus dipenuhi agar tidak dikategorikan miskin.
BPS melaporkan, garis kemiskinan pada periode Maret 2024 adalah sebesar Rp 582.932 per kapita per bulan.
Sedangkan pendapatan keluarga Naila di bawah Rp1 juta rupiah untuk lima orang.
Berdasarkan slide dari yang ditampilan Prabowo, Naila adalah warga Kelurahan Pandang, Kecamatan Pannakukang, Kota Makassar.
Saat ini, Naila berusia 13 tahun.
Ia akan masuk dalam sekolah rakyat.
Pantauan tribun-timur.com di lokasi, Try Sutrisno tampak hadir dengan mengenakan seragam purnawirawan berwarna krem, lengkap dengan topi dan pangkat bintang 4.
Try tampak duduk di samping Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X. Try pun tampak membisikkan sesuatu kepada Sultan saat duduk bersama.
Di sisi lain, sejumlah tokoh hadir dalam acara halal bihalal ini.
Di antaranya seperti Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), eks Kepala BIN AM Hendropriyono, eks KSAD Dudung Abdurachman, Menag Nasaruddin Umar, Penasihat Khusus Presiden Wiranto, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, hingga politikus PDI-P TB Hasanuddin.
Lalu, tampak pula Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAU Marsekal Tonny Harjono, KSAL Laksamana Muhammad Ali, Mendagri Tito Karnavian.
Ada juga Kepala BIN Letjen Muhammad Herindra, Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi.
200 Bupati-Wali Kota Siapkan Lahan
Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi gerak cepat pemerintah daerah (Pemda) yang memberikan dukungan terhadap pembangunan Sekolah Rakyat, yang mana diharapkan dapat menjadi wasilah bagi rakyat miskin untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Hal itu disampaikan oleh Presiden Prabowo saat Rapat Terbatas bersama para menteri dan pimpinan lembaga di Istana Negara, Jakarta, Senin (5/5).
"Lebih dari 200 bupati dan wali kota di seluruh Indonesia sudah menyediakan lahan," ujar Presiden Prabowo dalam keterangannya, dikutip pada Selasa (6/5/2025).
Presiden Prabowo mengatakan, lebih dari 200 bupati dan wali kota di seluruh Indonesia telah menyatakan komitmennya dengan menyediakan lahan seluas 5 hingga 8 hektare untuk mendirikan sekolah berasrama.
"Ini menunjukkan inisiatif ini benar-benar tumbuh dari bawah," kata Prabowo.
Presiden juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak dalam merealisasikan program Sekolah Rakyat.
Dalam waktu singkat, hanya sekitar enam bulan sejak kebijakan ini dirancang, Kementerian Sosial bersama kementerian terkait telah menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Ia juga menggarisbawahi bahwa proses perencanaan dilakukan dengan rinci. Lokasi pembangunan ditentukan di kantong-kantong kemiskinan, tepatnya di daerah dengan kelompok masyarakat yang berada di desil 1 dan 2 dalam DTSEN.
Presiden mengaku terharu menerima laporan dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf apalagi saat melihat foto-foto wajah cerita calon siswa sekolah rakyat.
Meski mereka masuk keluarga miskin namun tetap nampak cerita dan bersemangat.
Presiden lantas menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen membuka minimal 100 sekolah berasrama, dengan tahap pertama sebanyak 53 sekolah rakyat ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2025.
Sejak awal bergulir, Kemensos menerima 351 surat usulan pendirian Sekolah Rakyat.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 295 Pemda menyampaikan proposal, dan sebanyak 287 di antaranya mengikuti Desk Pembahasan dan Klarifikasi Usulan yang diselenggarakan Kemensos pada pertengahan April lalu.
Pembangunan Sekolah Rakyat diprioritaskan berdasarkan tingkat kesiapan, seperti penilaian hasil desk dan survei fisik Kementerian Pekerjaan Umum, serta tingkat kemiskinan daerah.
Profil Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos) akan segera beroperasi pada tahun ajaran baru 2025/2026 mendatang.
Sekolah rakyat merupakan salah satu program kerja Kementerian Sosial yang ditujukan khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pihak Kemensos menargetkan 100 Sekolah Rakyat yang akan beroperasi di seluruh daerah di Indonesia.
Model Pembelajaran Sekolah Rakyat
Sekolah rakyat dirancang menyerupai sekolah asrama atau boarding school. Anak-anak yang mengikuti pembelajaran di sekolah rakyat akan dievaluasi secara berklala.
Kemensos akan bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang memiliki kompetensi mengukur beberapa aspek termasuk aspek gizi, kesehatan, tingkat IQ, kedisiplinan, kecerdasan mental, hingga kompetensi masing-masing murid.
Hasil pengukuran tersebut nantinya akan dilaporkan kepada orang tua, wali murid, dan publik setidaknya dalam setiap semester.
Dalam proses pembelajaran sekolah rakyat mengacu pada kurikulum standar pendidikan nasional (mata pelajaran formal).
Selain itu, ada beberapa penambahan materi khusus yang bertujuan menekankan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan keterampilan sesuai kebutuhan siswa di lingkungan mereka.
Sistem Perekrutan Murid
Adapun perekrutan murid Sekolah Rakyat akan dimulai pada 1 April 2025 mendatang.
Proses rekrutmen akan berjalan melalui beberapa tahapan mulai dari tes psikotes, tes akademik, hingga tes kesehatan.
Adapun anak yang boleh mendaftar ialah anak-anak yang berda dalam ketegori desil 1 atau miskin ekstrem yang tinggal di sekitar sekolah rakyat berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Jika kuota masih belum terpenuhi maka akan dilanjutkan kepada anak-anak dari desil 2.
Desil 2 adalah rumah tangga yang masuk kelompok 11-20 persen terendah tigkat kesejahteraannya secara nasional.
Sistem Perekrutan Tenagah Pengajar
Untuk tenaga pengajar Tim Formatur Sekolah Rakyat akan melakukan seleksi yang berbarengan dengan jadwal penerimaan murid Sekolah Rakyat, yakni pada 1 April 2025 mendatang.
Tim formatur nantinya akan memilih 60 ribu orang yang telah memperoleh sertifikasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk mengajar di sekolah rakyat dan diutamakan masih berstatus prajabatan atau belum memiliki penempatan di sekolah mana pun.
Adapun proses seleksi akan melalui tahapan tes tidak hanya dari segi kemampuan akademik tetapi juga sikap empati sosial.
Tujuannya ialah agar guru yang akan mengajar nantinya dapat menumbuhkan kepercayaan diri pada murid yang merupakan anak-anak dari keluarga miskin.
Guru yang lolos tes seleksi tenaga pengajar sekolah rakyat akan mengikuti pelatihan selama kurang lebih satu bulan yang dilanjutkan dengan masa orientasi hingga akhirnya siap mengajar pada Juli 2025.
Guru yang lolos akan ditempatkan di lokasi yang tidak jauh dari domisilinya.
Hal tersebut agar memudahkan mobilisasi guru dalam mengajar.
Sekolah rakyat merupakan program kerja yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto yang dinaungi oleh Kementerian Sosial (Kemensos).
Tujuan adanya sekolah rakyat ialah menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin. Sekolah rakyat membiayai seluruh kebutuhan sekolah muridnya mulai dari seragam, makan, asrama, peralatan sekolah, dan lainnya ditanggung negara 100 persen.
Program ini memiliki tujuan mendorong masyarakat yang kurang mampu untuk hidup lebih maju sehingga dapat berperan signifikan di masyarakat dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2025.
Saat ini pemerintah telah menyiapkan 53 lokasi yang siap menyelenggarakan Sekolah Rakyat.
Lokasi yang segera akan melaksanakan program sekolah rakyat dalam waktu dekat di antaranya Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, dan Papua.
Adapun yang akan beroperasi pada tahun ajaran baru pada Juli 2025 mendatang ada 45 sekolah. (*)
Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Pernah Dua Kali Jadi Pejabat di Sulsel |
![]() |
---|
Deretan Jenderal Asal Makassar Raih Pangkat Penuh Terbaru Sjafrie-Yunus Yosfiah |
![]() |
---|
Prabowo Anugerahkan Dua Tokoh Militer asal Sulsel Pangkat Jenderal Bintang 4 |
![]() |
---|
Prabowo Naikkan Pangkat Kopassus, Marinir, dan Kopasgat Jadi Bintang 3 |
![]() |
---|
Panglima Ganti Jenderal Danpaspampres Era Presiden Joko Widodo |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.