Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Travel

Wisata Mangrove Tongke-Tongke Sinjai Terabaikan

Kondisi Hutan Mangrove Tongke-Tongke Sinjai memprihatinkan, dengan fasilitas rusak dan pengunjung menurun.

Tayang:
Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/muh ainun taqwa
HUTAN MANGROVE - Hutan Mangrove Tongke-Tongke Sinjai tampak dari depan (4/5/2025). Fasilitas destinasi wisata ini sudah banyak yang rusak dan ditinggalkan pengujung. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI - Hutan Mangrove Tongke-Tongke di Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, memprihatinkan. 

Meskipun masih beroperasi, objek wisata alam ini tidak seramai dulu.

Pantauan Tribun-Timur.com Minggu (4/5/2025), objek wisata ini terlihat sepi pengunjung. 

Bagian parkiran hanya ada empat kendaraan roda dua dan satu kendaraan roda empat.

Sementara di dalam kawasan, hanya ada belasan pengunjung. 

Terdapat juga satu pedagang makanan dan minuman di lokasi tersebut.

Kondisi Hutan Mangrove Tongke-Tongke tampak terabaikan. Dermaga terbuat dari kayu sudah rusak. 

Kayu dermaga telah terlepas dan ada yang lapuk. 

Pintu masuk area Hutan Mangrove Tongke-tongke yang terletak di Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pintu masuk area Hutan Mangrove Tongke-tongke yang terletak di Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel). (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Kondisi terparah terdapat di pertengahan dermaga. 

Kayu penyangga dan pembatas telah terlihat miring dan jatuh. 

Tak hanya itu, papan nama yang terbuat dari plat aluminium bertuliskan “Tongke-Tongke” sudah berjatuhan.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan wisatawan tidak lagi berminat ke destinasi wisata ini. 

Wartawati Tribun, Sukmawati, menikmati keindahan kawasan Hutan Mangrove Tongke-tongke yang terletak di Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Wartawati Tribun, Sukmawati, menikmati keindahan kawasan Hutan Mangrove Tongke-tongke yang terletak di Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel). (Sanovra/tribun-timur.com)

“Pengunjung tidak seramai dulu karena sudah banyak fasilitas yang rusak,” kata petugas karcis, Nuraeni. 

Saat ini, kata Nuraeni, pengunjung Hutan Mangrove Tongke-Tongke paling banyak belasan orang. 

“Paling banyak belasan. Dulu itu mencapai 50 hingga 100 orang, puncaknya tahun 2022,” ujarnya.

Dulu, Hutan Mangrove Tongke-Tongke menjadi salah satu wisata menarik dikunjungi. 

Pengunjung dapat menyaksikan gugusan mangrove terpanjang dan terluas di Indonesia. 

Luas kawasan Hutan Mangrove Tongke-Tongke sekitar 173,5 hektar. 

Ada banyak macam daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Mulai dari pemandangan laut lepas hingga rimbunnya pohon bakau memanjakan mata. 

Sejumlah spot foto juga dapat dijumpai saat berwisata di kawasan hutan mangrove Tongke-Tongke.

Biaya masuk Hutan Mangrove Tongke-Tongke bervariasi. 

Rinciannya dewasa Rp10.000 dan anak-anak Rp5.000. 

Pengunjung mancanegara dewasa Rp50.000 dan anak-anak Rp35.000. (*)

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved