PSM Makassar
PSM Makassar Krisis Gelandang, Ananda Raehan Absen Lawan CAHN FC
PSM Makassar kehilangan Ananda Raehan jelang leg kedua semifinal ACC 2024/2025 lawan CAHN FC. Ricky Pratama disiapkan sebagai pengganti.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – PSM Makassar menghadapi krisis di lini tengah jelang leg kedua semifinal ASEAN Club Championship (ACC) 2024/2025 melawan Cong An Ha Noi (CAHN) FC.
Gelandang andalan mereka, Ananda Raehan, dipastikan absen karena cedera.
Absennya Ananda menjadi kerugian besar bagi PSM.
Pemain 21 tahun itu tampil impresif di leg pertama semifinal ACC.
Ananda sukses meredam agresivitas Nguyen Quang Hai, motor serangan CAHN.
Selama 90 menit, ia mengawal penuh Quang Hai hingga bintang Vietnam itu kesulitan mengalirkan bola ke lini depan.
Kini, posisi yang ditinggalkan Ananda harus segera diisi pemain sepadan.
Pilihan di lini tengah Laskar Pinisi sangat terbatas.
Latyr Fall, salah satu gelandang petarung, tidak bisa dimainkan karena terbentur regulasi.
Dalam turnamen antarklub Asia Tenggara ini, hanya enam pemain asing yang boleh tampil (5 bebas + 1 ASEAN).
Karena PSM tidak memiliki pemain asing dari negara ASEAN, mereka hanya bisa menurunkan lima pemain asing.
Kelima pemain asing yang biasa diturunkan adalah Nermin Haljeta, Daisuke Sakai, Victor Luiz, Aloisio Soares, dan Yuran Fernandes.
PSM sebenarnya punya gelandang senior, Rasyid Bakri. Namun, pemain 34 tahun itu sudah lama tidak tampil.
Opsi lain adalah dua gelandang muda, Sulthan Zaky dan Fahrul Aditia, tetapi keduanya masih minim pengalaman.
Salah satu alternatif bisa dimanfaatkan pelatih Bernardo Tavares adalah menarik Ricky Pratama sebagai gelandang bertahan.
Karakter Ricky hampir sama dengan Ananda Raehan: berani duel, ngotot, dan pantang menyerah.
Setidaknya, pemain bernomor punggung 15 itu bisa mengganggu pergerakan Quang Hai agar tidak leluasa menguasai bola.
Pengamat sepak bola, Assegaf Razak, menilai Tavares harus cermat memilih pengganti Ananda.
“Bisa dikatakan Nguyen Quang Hai pemain kunci CAHN, makanya harus diredam. Pelatih pasti sudah tahu siapa bisa mengawal,” katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Selasa (29/4/2025).
Assegaf juga mengingatkan PSM agar waspada di menit awal laga.
Menurutnya, tim asuhan Alexandre Polking diprediksi langsung menekan untuk mengejar ketertinggalan.
“Mereka pasti menyerang sejak awal. Di situ biasanya kita belum siap. Lawan pasti ambil keputusan langsung menekan,” ujarnya.
Ia menegaskan, lini belakang harus tampil solid dengan koordinasi dan komunikasi yang baik.
“Gelandang harus jadi pemutus pertama sebelum bola masuk ke jantung pertahanan. Dengan pertahanan dan gelandang yang kokoh, tak akan jadi masalah,” tutupnya. (*)
| Siapa Layak Dipertahankan? Persija Jakarta Incar Tiga Pemain Bintang PSM Makassar |
|
|---|
| Melempem di Kandang, PSM Makassar hanya Raih 18 Poin dari 17 Laga di Stadion BJ Habibie |
|
|---|
| Suporter PSM Makassar Nyalakan Flare dan Masuk Lapangan, Kapolres Parepare: Itu Tradisi Akhir Musim |
|
|---|
| Eks Pemain PSM Makassar Rela Turun Kasta? Persipura Incar Duo Sayuri Usai Gagal Promosi ke Liga 1 |
|
|---|
| Masih Ada Peluang! Skenario Borneo Juara Super League Setelah Persib Bandung Kalahkan PSM Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/SEMIFINAL-ACC-Pemain-PSM-Makassar-Ricky-Pratama-memenangi.jpg)