Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Peradi Makassar

Muscab Peradi Makassar Ricuh, Satu Peserta Luka di Kepala

Musyawarah Cabang II Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Makassar berlangsung ricuh di Hotel Dalton.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Muh Hasim Arfah
Dok Istimewa
Musyawarah Cabang II Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Makassar berlangsung ricuh di Hotel Dalton, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (28/4/2025). Dalam video yang beredar di grup WhatsApp titik Ngopi, suasana ricuh.  

TRIBUN-TIMUR.COM- Musyawarah Cabang II Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Makassar berlangsung ricuh di Hotel Dalton, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (28/4/2025). 

Dalam video yang beredar di grup WhatsApp titik Ngopi, suasana ricuh. 

Bahkan, ada seorang peserta luka pada bagian kepalanya. 

Saat ini, ada beberapa calon yang mendaftar. 

Mereka adalah sekretaris DPC Peradi Makassar Hasman Usman dan Bendahara Peradi Makassar Syamsuddin. 

Musyawarah Cabang II Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Makassar berlangsung ricuh di Hotel Dalton, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (28/4/2025). Dalam video yang beredar di grup WhatsApp titik Ngopi, suasana ricuh. 
Musyawarah Cabang II Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Makassar berlangsung ricuh di Hotel Dalton, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (28/4/2025). Dalam video yang beredar di grup WhatsApp titik Ngopi, suasana ricuh.  (Dok Istimewa)

Hasman Usman menggunakan nomor urut 1. 

Sementara itu, Syamsuddin memakai nomor urut 2. 

Hasman punya latar belakang sarjana hukum dari Universitas Hasanuddin Makasssar.

Sementara itu, Syamsuddin berasal dari Universitas Muslim Indonesia. 

Hasman Usman menyatakan kesiapannya memimpin organisasi advokat tersebut dengan gebrakan awal yakni mendirikan kantor sekretariat yang representatif.

Lokasi kantor sudah dipilih di kawasan strategis Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar.

“Sudah saatnya DPC Peradi Makassar memiliki kantor sendiri, bukan lagi bergantung pada fasilitas pribadi anggota,” ujar Hasman, Jumat (25/4/2025) lalu.

Hasman menilai kehadiran kantor permanen akan memperkuat koordinasi antar anggota, mendukung peningkatan kualitas advokat, dan menjaga marwah profesi hukum. 

Ia bahkan menargetkan kantor tersebut rampung sebelum pelantikan pengurus baru DPC Peradi Makassar.

“Saya maju bukan karena ambisi, tetapi karena panggilan pengabdian. Peradi bagi saya adalah rumah, tempat kita bersama berlabuh dalam lautan pengabdian hukum,” ungkapnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved