Makassar Mulia

 Evaluasi Perusda Makassar: Wali Kota Appi Umumkan Pergantian Direksi Senin Besok

Tribun Timur
PERUSDA MAKASSAR – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat berada di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar, Aula BBPVP Makassar, Kamis (17/4/2025) lalu. Terbaru, Munafri alias Appi akan mengumumkan hasil evaluasi Perusda Makassar pada Senin besok. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, akan mengumumkan hasil evaluasi Perusahaan Daerah (Perusda) lingkup Pemerintah Kota Makassar pada Senin, (21/4/2025) besok.

Munafri menegaskan, evaluasi tersebut akan berimbas besar bagi jajaran manajemen Perusda yang dinilai gagal memenuhi target kinerja.

Ia juga memberi sinyal kuat bahwa pergantian posisi di tubuh Perusda kemungkinan akan dilakukan.

“Paling lambat hari Senin sudah selesai semua, Senin diumumkan,” kata Munafri saat ditemui di Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan LAN RI, Antang, Kamis (17/4/2025).

Munafri mengungkapkan, hasil evaluasi yang dilakukan Tim Transisi menunjukkan bahwa kinerja direksi di beberapa Perusda jauh dari harapan. 

Dari enam Perusda, tidak ada satupun yang berhasil mencapai target tahun sebelumnya.

“Evaluasi sudah selesai, tapi masih ada satu yang ditunggu hasilnya. Tapi sejauh ini, saya sudah disampaikan oleh Tim Transisi, ternyata Perusda yang ada di Kota Makassar ini berantakan,” ujarnya.

Tak hanya soal capaian target, sistem pengelolaan di Perusda juga dinilai jauh dari prinsip Good Corporate Governance (GCG). 

Menurutnya, tata kelola yang semrawut ini berisiko menghancurkan Perusda jika dibiarkan tanpa pembenahan.

“Kalau masalahnya ada pada orangnya, jangan rumahnya yang dihancurkan. Ganti orangnya,” tegasnya.

“Proses penggantian ini nanti akan kami kaji berdasarkan masukan detail dari Tim Transisi,” tambah Munafri.

Ia juga menyebut, besar kemungkinan posisi direksi saat ini akan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) sebelum pengangkatan definitif dilakukan.

“Secara garis besar, gambaran yang diberikan tadi, akan sangat sulit dipertahankan,” tutup Munafri. (*)