Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bupati Serahkan 20 Traktor ke Petani di Wajo, Petani Curhat Soal Serapan Gabah Bulog

Andi Rosman menyebut penyerahan Alsintan ini untuk membantu mengoptimalkan proses produksi pertanian.

Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Saldy Irawan
ISTIMEWA/Humas Pemkab Wajo
Bupati Wajo, Andi Rosman saat serahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Wajo di Gudang Anabanua, Selasa (15/4/2025). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Bupati Wajo, Andi Rosman serahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Wajo.

Penyerahan tersebut, didampingi Wakil Bupati Baso Rahmanuddin dan disaksikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Wajo, Muhammad Ashar di Gudang Anabanua, Selasa (15/4/2025).

Alsintan yang diserahkan antara lain Traktor Roda 4 sebanyak 19 Unit, Transplanter 10 Unit dan Traktor Roda 2, satu unit.

Andi Rosman menyebut penyerahan Alsintan ini untuk membantu mengoptimalkan proses produksi pertanian.

"Pastinya untuk meningkatkan produktivitas usaha tani daya saing dan menekan biaya produksi serta mengurangi ketergantungan pada manusia," ujarnya kepada Tribun-Timur.com, Rabu (16/4/2025).

"Selain itu untuk menekan angka kerugian hasil ketika panen, juga meningkatkan kualitas beras," tambahnya.

Pihaknya juga mengaku hal ini dilakukan demi mewujudkan Swasembada Pangan Nasional sesuai janji dari Bapak Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman.

"Swasembada pangan dan kesejahteraan petani sesuai program menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian," paparnya.

Saat ini, Tribun-Timur.com berusaha meminta konfirmasi Bulog Wajo terkait serapan harga gabah petani.

Meski telah dihubungi, Pimpinan Bulog Wajo belum memberikan keterangan lebih lanjut.

Diketahui, sejumlah gabah Petani di Kabupaten Wajo belum diserap Bulog.

"Iya belum rata serapannya bulog, masih banyak teman yang jual ke pengepul (tengkulak) karena harganya tinggi sampai Rp10 ribu per kilogram tapi ada potongan," ujar Petani asal Sabbangparu yang enggan disebutkan namanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved