Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Video

VIDEO: Ikan Bakar Parape Khas Makassar

Lokasinya di perbatasan Kota Makassar-Kabupaten Maros, Jl Inspeksi PAM Timur, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, tepatnya di depan Kolam Regulasi.

Tayang:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Abdul Azis Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM - Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dikenal dengan berbagai makanan khasnya.

Mulai dari coto, konro, pallubasa, sop saudara, mie kering hingga palumara.

Namun, ada satu makanan khas yang tak boleh dilupakan, yakni ikan parape.

Dinamakan ikan parape karena ikan dibakar setelah itu dibaluri bumbu parape dari berbagai rempah-rempah.

Salah satu tempat menyajikan ikan parape adalah rumah makan Teras Waduk Nipa-Nipa.

Lokasinya di perbatasan Kota Makassar-Kabupaten Maros, Jl Inspeksi PAM Timur, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, tepatnya di depan Kolam Regulasi Nipa-Nipa.

Di tempat ini ada, berbagai jenis untuk dinikmati jadi ikan parape oleh pengunjung.

Seperti ikan baronang, ikan cepa, ikan sunu dan ikan kaneke.

Baca juga: VIDEO: Pallubasa Serigala, Kuliner Khas Makassar dengan Kelapa Sangrai yang Menggugah Selera

Cara membuatnya pun cukup mudah. Ikan yang masih segar, terlebih dulu dibagi menjadi dua lalu dibersihkan.

Selanjutnya direndam menggunakan jeruk nipis dan kunyit untuk menghilangkan bau amis dari ikan.

Lalu dinaikkan di pemanggangan untuk dibakar mengunakan bara api.

Jika ikan sedikit matang selanjutnya dibalik lalu dibumbui dengan bawang merah, bawang putih dan bumbu lainnya.

Setelah benar-benar matang, ikan ditiriskan ke piring. Terakhir baru dibaluri bumbu parape.

Ikan parape sangat cocok ditemani dengan nasi yang hangat.

Ditambah lagi dengan aneka sea food lainnya, seperti cumi-cumi, kepiting dan udang.

Owner Teras Waduk Nipa-Nipa, Indriani Muin mengatakan, bumbu parape digunakan di tempatnya dari bumbu premium.

Pada umumnya memakai bawang merah, bawang putih, cabai, sereh, gula, kacang-kacangan dan rempah-rempah lainnya.

Bumbu ini diolah sesuai dengan standar operasional (SOP) dari juru masak.

Makanya, akan hasilkan ikan parepare yang manis, gurih, pedas, tapi tidak terlalu pedas.

"Kami punya ciri khas sendiri yang membedakan dengan rumah makan lainnya," katanya saat ditemui Tribun-Timur.com, Minggu (13/4/2025).

Ikan parape pun diakuinya menjadi primadona di Teras Waduk Nipa-Nipa.

Banyak pengunjung yang datang memesan ikan parape.

Ada dari Jakarta, Surabaya, Bandung, terakhir ada persatuan arisan warga Banda Aceh menikmati ikan parape.

"Kami setiap hari bisa habis 30-40 ekor ikan untuk parape saja," ucap perempuan akrab disapa Indri ini.

Untuk harga ikan parape di Teras Waduk Nipa-Nipa sangat terjangkau.

Pengunjung bisa menikmati ikan parape dengan harga Rp 50 ribu per ekor. Ikan parape bisa dinikmati dua orang.

"Harganya Rp 50 ribu, sudah dapat ikan parape untuk dimakan berdua," ucap alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin ini.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved