Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Niat Sholat Taubat dan Tata Cara Sesuai Sunnah

Penting bagi umat Islam mengetahui niat sholat taubat sebelum mengerjakannya.

Tayang:
Editor: Hasriyani Latif
Tribunnews.com
SHOLAT TAUBAT - Ilustrasi Sholat. Sholat taubat merupakan cara untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sholat taubat merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Sholat taubat merupakan cara untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

Penting bagi umat Islam mengetahui niat sholat taubat sebelum mengerjakannya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

Artinya: “Setiap anak keturunan Adam adalah orang yang berbuat kesalahan, dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah orang yang bertaubat.” (HR. Ibnu Majah)

Salat taubat ini didasarkan pada hadits Nabi diantaranya diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari sahabat Ali bin Abi Thalib, dari sahabat Abu Bakar As-Shidiq bahwa Rasulullah bersabda:

مَا مِنْ رَجُلٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا ثُمَّ يَقُومُ فَيَتَطَهَّرُ، ثُمَّ يُصَلِّي ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ إِلَّا غَفَرَ لَهُ

Artinya: “Tidaklah seseorang berbuat dosa lalu ia beranjak bersuci, melakukan salat kemudian beristighfar meminta ampun kepada Allah kecuali Allah mengampuninya.”

Baca juga: Bacaan Setelah Sholat Witir 3 Rakaat Lengkap Arab/Latin dan Artinya

Sholat taubat dilaksanakan dua rakaat dengan waktu yang bebas kecuali pada waktu yang diharamkan untuk melakukan salat.

Perlu diketahui, waktu-waktu yang dilarang mendirikan sholat ada lima, yaitu:

- Waktu setelah sholat Subuh sampai terbit matahari.

- Waktu terbit matahari sampai naik sekitar satu anak panah.

- Waktu matahari tepat di atas kepala sampai waktu sholat Dzuhur.

- Waktu matahari berwarna kekuningan hingga terbenamnya matahari.

- Waktu setelah sholat Ashar sampai terbenamnya matahari.

Niat Sholat Taubat

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِللَّهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatat-taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya melakukan salat sunnah taubat dua rakaat untuk Allah Yang Maha Tinggi."

Tata Cara Sholat Taubat

Pelaksanaan sholat taubat tidak berbeda dengan pelaksanaan sholat pada umumnya. Berikut tata caranya.

- Niat

- Takbiratul Ihram

- Membaca Surat Al-Fatihah

- Membaca surat pendek seperti Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Kafirun, atau surat pendek lainnya.

- Ruku'

- I'tidal

- Sujud

- Duduk di antara dua sujud

- Setelah sujud pertama, duduk di antara dua sujud sambil membaca "Rabbighfirli Warhamni Wajburni Warfa'ni Warzuqni" (Ya Allah, ampunilah dosaku, berilah rahmat padaku, jadikanlah aku selalu taat dan penuh ketakwaan, angkat derajatku dan berilah aku rezeki yang halal).

- Sujud kedua dengan mengucapkan "Subhana Rabbiyal A'la" (Maha Suci Tuhan Yang Maha Tinggi) tiga kali.

- Tahiyat Awal

- Tahiyat Akhir

Doa Setelah Sholat Taubat

Doa setelah sholat taubat bisa berupa pengakuan dosa dan penyesalan sungguh-sungguh hingga berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Berikut beberapa lafal taubat para Nabi yang bisa dijadikan contoh doa setelah sholat taubat.

- Lafal taubat Nabi Adam AS dan Siti Hawa atau pengakuan kesalahan keduanya yang diabadikan dalam Surat Al-A‘raf ayat 23 berikut ini.

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Rabbanā zhalamnā anfusanā. Wa illam taghfir lanā wa tarhamnā, lanakūnanna minal khāsirīna.

Artinya, “Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri sendiri. Jika Kau tidak mengampuni dan menyayangi kami, niscaya kami termasuk hamba-Mu yang merugi,”

- Lafal pertobatan Nabi Yunus AS di dalam tiga kegelapan, yaitu kegelapan malam, kegelapan di bawah permukaan laut, dan kegelapan di dalam perut ikan.

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Lā ilāha illā anta. Subhānaka innī kuntu minaz zhālimīna.

Artinya, “Tiada tuhan selain Allah. ,” Surat Al-Anbiya ayat 87.

- Lafal doa taubat yang diajarkan Rasulullah SAW

Nabi Muhammad SAW seperti diriwayatkan oleh sahabat Abu Musa Al-Asy‘ari membaca doa berikut ini.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي خَطِيْئَتِي وَجَهْلِي، وَإِسْرَافِي فِي أَمْرِي، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي جِدِّي وَهَزْلِي؛ وَخَطَئِي وَعَمْدِي؛ وَكُلُّ ذَلِكَ عِنْدِي، اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي، أَنْتَ المُقَدِّمُ، وَأَنْتَ المُؤَخِّرُ، وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Allāhummaghfir lī khathī’atī wa jahlī, wa isrāfī fī amrī, wa mā anta a‘lamu bihī minnī. Allāhummaghfir lī jiddī wa hazlī, wa khatha’ī wa ‘amdī. Wa kullu dzālika ‘indī. Allāhummaghfir lī mā qadamtu wa mā akhkhartu, wa mā asrartu, wa mā a‘lantu, wa mā anta a‘lamu bihī minnī. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru, wa anta ‘alā kulli syai’in qadīrun.

Artinya, “Tuhanku, ampunilah kekeliruan dan kebodohanku, kelewatanbatasku dalam sebuah hal, dan dosaku yang mana Kau lebih tahu dariku. Tuhanku, ampunilah dosaku dalam serius dan gurauanku, kekeliruan dan kesengajaanku. Apa pun itu semua berasal dariku. Tuhanku, ampunilah dosaku yang terdahulu dan terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan kunyatakan, dan dosa yang mana Kau lebih tahu dariku. Kau maha terdahulu. Kau maha terkemudian. Kau maha kuasa ata segala sesuatu,” (HR Bukhari dan Muslim).

- Membaca Istigfar Sebanyak-banyaknya

Setelah salat taubat juga dianjurkan untuk berzikir dengan membaca istigfar sebanyak-banyaknya.

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْه

Astaghfirullah, alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaih.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah, Zat yang tidak ada sesembahan kecuali Dia. Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Dan aku bertobat kepada-Nya."

(Tribun-Timur.com/Hasriyani Latif)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved