Dukung Program Orang Tua Asuh, Kepala Inspektorat Gowa Bimbing Hambali Keluar dari Miskin Ekstrem
Menurut Agus Salim, Hambali tidak memiliki pekerjaan dan tinggal di rumah tak layak huni bersama keluarganya.
Penulis: Rudi Salam | Editor: Ina Maharani
Makassar, Tribun - Kepala Inspektorat Kabupaten Gowa, M Agus Salim Harahap, menegaskan dukungannya terhadap program orang tua asuh yang digagas Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin.
Program orang tua asuh yang bertujuan mengentaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa ini merupakan implementasi dari program Gowa Sejahtera, yang menjadi bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa.
Dipaparkan dalam rilisnya, dukungan Agus Salim ditunjukkan dengan mengunjungi rumah Hambali, keluarga miskin ekstrem di Kampung Mejang, Gowa, Sabtu (22/3/2025).
Menurut Agus Salim, Hambali tidak memiliki pekerjaan dan tinggal di rumah tak layak huni bersama keluarganya.
Kondisi tersebut membuat Agus Salim mengangkat Hambali sebagai anak asuhnya dan akan membimbing hingga menjadi mandiri.
"Untuk saat ini, bantuan yang dibutuhkan Hambali adalah pekerjaan dan perbaikan rumah," ujar Agus Salim.
Dia menjelaskan bahwa Program Gowa Sejahtera yang dicanangkan Bupati adalah langkah mulia dan patut didukung oleh seluruh jajaran Pemkab Gowa.
"Pada dasarnya, kehidupan ini mengajarkan kita untuk memanusiakan manusia dan berbagi kebahagiaan kepada sesama. Program Gowa Sejahtera diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi warga yang membutuhkan serta mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar bagi keluarga kurang mampu."
"Karena itu, saya siap mendukung penuh program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa ini dengan semangat dan komitmen yang kuat untuk mewujudkan Gowa yang lebih sejahtera," tegasnya.
Sebelumnya, Bupati Gowa, Husniah Talenrang, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk turut serta menjadi orang tua asuh bagi warga miskin ekstrem.
Ketua DPD PAN Gowa ini mengingatkan pentingnya kerja sama semua pihak, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan, hingga desa dalam menyukseskan program Gowa Bersama.
"Program 100 hari kerja ini telah berjalan sekitar tiga minggu. Kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program ini dapat tercapai dengan optimal," ungkap Husniah.
Bupati Gowa juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Gowa turut turun langsung ke lapangan untuk menjadi orang tua asuh guna menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa.
Tak hanya itu, program "Gowa Annangkasi (Bersih)" juga telah berjalan dengan fokus pada kebersihan dan kenyamanan di titik-titik ikonik Kabupaten Gowa, termasuk perkantoran dan rumah ibadah.
Lebih lanjut, program "Gowa Caradde (Cerdas)" yang juga telah diluncurkan mewajibkan siswa TK, SD, dan SMP untuk mengaji selama 30 menit sebelum memulai pembelajaran di sekolah.
Untuk Program Gowa Sehat, fokusnya pada pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia dan warga yang merayakan ulang tahun.
Dengan segala upaya ini, diharapkan Kabupaten Gowa dapat semakin maju dan sejahtera, dengan seluruh warganya menikmati hasil pembangunan yang merata. (*)
| Penimbunan Sempadan Danau Mawang Gowa Disorot, BBWSPJ Siapkan Surat Teguran |
|
|---|
| Mirwan Idam Kini Punya Rumah Layak, Program Bedah Rumah Gowa Jadi Harapan Baru Warga Miskin Ekstrem |
|
|---|
| Gowa Tembus Lima Besar MTQ XXXIV Sulsel 2026, Berhasil Ciptakan Generasi Cinta Qurani |
|
|---|
| Darmawangsyah Muin Ajak Orangtua di Gowa Sukseskan Imunisasi Demi Kesehatan Anak |
|
|---|
| 10 Truk Sampah Diangkut dari Perbatasan Makassar-Gowa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/miskin-ekstrem.jpg)