Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Video

VIDEO: Cuaca Ekstrem Diprediksi Terjadi saat Mudik Lebaran 2025

Prakirawan BMKG Wilayah V Makassar, Rezky Yuda mengatakan, terjadi peningkatan intensitas hujan pada pertengahan akhir Maret. 

Penulis: Siti Aminah | Editor: Abdul Azis Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM - Masyarakat Sulsel diharapkan meningkatkan kewaspadaan. 

Bagi kalian yang ingin melakukan perjalanan mudik diharapkan untuk selalu memantau perkembangan cuaca. 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memprediksi bahwa cuaca ekstrem berpotensi terjadi hingga momen mudik lebaran. 

Prakirawan BMKG Wilayah V Makassar, Rezky Yuda mengatakan, terjadi peningkatan intensitas hujan pada pertengahan akhir Maret. 

"Ada peningkatan intensitas hujan pertengahan akhir Maret dan akhir ramadan atau momen mudik lebaran," ucapnya kepada Tribun Timur via telepon, Senin (17/3/2025). 

Peningkatan curah hujan ini akan signifikan saat mudik lebaran dibandingkan arus balik lebaran. 

Periode cuaca ekstrem dimulai 15 hingga 22 Maret. 

Fenomena ini kata Rezky disebabkan oleh aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) dan gelombang rosby ekuator pada pertengahan akhir bulan Maret. 

Disisi lain, wilayah Sulsel juga sekarang ini masih berada pada periode musim hujan. 

Karena itu, kombinasi fenoma ini dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di Sulsel, khususnya Sulsel bagian barat dan Selatan. 

Adapun Sulsel bagian barat meliputi Kabupaten Pinrang, Parepare Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar. 

Sementara wilayah Sulsel bagian Selatan meliputi Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, dan Sinjai. 

Menghadapi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan hujan lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Masyarakat diharapkan berhati-hati saat melakukan aktifitas di luar ruangan.

Masyarakat juga harus siap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, pohon tumbang, dan tanah longsor.

"Diharapkan untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, tetap tenang dan siaga menghadapi cuaca ekstrem, serta pahami langkah evakuasi jika diperlukan," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved