PSM Makassar
Anomali PSM Makassar: Minim Kalah Tapi Terjebak di Papan Tengah Klasemen
PSM Makassar tampil minim kekalahan di Liga 1 musim ini, tapi terjebak di papan tengah klasemen akibat sering meraih hasil imbang.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – PSM Makassar kesulitan menembus papan atas klasemen Liga 1 2024/2025.
Ada anomali dalam penampilan PSM Makassar musim ini.
Performa tim fluktuatif setiap pekannya membuat mereka tertahan.
Saat ini, PSM Makassar berada di peringkat kedelapan dengan 40 poin.
Mereka sulit mengejar Persib Bandung yang berada di puncak klasemen dengan 57 poin.
Posisi PSM di papan tengah bisa dibilang tidak memuaskan, mengingat tim Juku Eja tercatat memiliki kekalahan paling sedikit di Liga 1 musim ini.
PSM hanya menelan lima kekalahan, menjadikannya peringkat kedua dengan jumlah kekalahan paling sedikit setelah Persib Bandung yang hanya dua kali kalah.
PSM Makassar memiliki lebih sedikit kekalahan dibandingkan empat tim penghuni lima besar lainnya, yaitu Persebaya Surabaya, Dewa United, Persija Jakarta, dan Malut United.
Namun, tim besutan Bernardo Tavares ini lebih sering meraih hasil imbang.
Mereka sudah mencatatkan 13 hasil seri dari 27 pertandingan musim ini.
Hal ini menyebabkan PSM Makassar kehilangan banyak poin penting. Di sisi lain, mereka hanya meraih sembilan kemenangan.
Pengamat sepak bola, Basri Badussalam, menyebut ada beberapa faktor yang menyebabkan anomali ini.
Ia menyoroti dua laga terakhir PSM yang tanpa kemenangan: hasil imbang 2-2 melawan Persik Kediri dan kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya.
Menurutnya, motivasi pemain PSM Makassar menjadi masalah utama.
Beberapa pemain tidak tampil konsisten, sementara beberapa pemain inti juga absen.
“Motivasi pemain sedang bermasalah,” ujar Basri saat dihubungi Tribun-Timur.com, Sabtu (15/3/2025). "Ada beberapa pemain inti yang tidak bisa tampil."
Selain itu, ia menambahkan, ketidakhadiran pelatih kepala, Bernardo Tavares, juga memengaruhi performa tim.
"Sentuhan Bernardo Tavares sangat berpengaruh, pasti berbeda dengan asisten pelatih yang ada saat ini," katanya.
Faktor cedera juga turut berperan. PSM Makassar dihantam masalah cedera sepanjang musim ini, dengan banyak pemain yang harus absen.
Selain itu, kedalaman skuad PSM juga menjadi masalah.
"Ketidakstabilan ini karena beberapa pemain inti cedera, dan pelapis tak bisa mengimbangi," ucap Basri.
Meski demikian, ia berharap PSM Makassar dapat memperbaiki performanya di tujuh pertandingan sisa musim ini.
Yuran Fernandes cs harus bekerja keras jika ingin menjaga peluang untuk masuk lima besar.
"Liga 1 musim ini cukup ketat, baik di papan atas maupun bawah. Semoga PSM Makassar bisa bangkit," tandasnya. (*)
| PSM Makassar Tanpa Suporter Jamu Bhayangkara FC, Sekjen Red Gank: Sangat Merugikan |
|
|---|
| Viral Surat Polda Sulsel Larang Suporter Nonton Laga PSM Makassar vs Bhayangkara FC, Ada Apa? |
|
|---|
| 28 Pemain PSM Makassar Latihan Jelang Lawan Bhayangkara FC: Sheriddin, Gledson, dan Daffa Absen |
|
|---|
| Eks PSM Makassar Top Skorer Liga 2, Unggul 6 Gol dari David da Silva Top Skorer Super League |
|
|---|
| Yuran Fernandes Absen Lawan Bhayangkara FC, Moussa Sidibe Jadi Ancaman Nyata PSM Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ANOMALI-PSM-11-pemain-PSM-Makassar-saat-melawan-Persik-Kediri-di-Stadion-0.jpg)