Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Amalan 10 Hari Kedua Ramadhan yang Dianjurkan

Pada 10 hari kedua, ada amalan dan keutamaan yang bisa didapat oleh umat Islam jika memperbanyak ibadah.

Editor: Hasriyani Latif
GENERATED BY AI
AMALAN RAMADHAN - Foto ilustrasi dibuat kecerdasan buatan (AI), Senin (10/3/2025), memperlihatkan seseorang sedang berdoa. Umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar dan memohon ampunan pada 10 hari kedua Ramadhan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Bulan Ramadhan terbagi atas tiga fase, 10 hari pertama, 10 hari kedua, dan 10 hari terakhir.

Setiap fase memiliki keutamaan.

Saat ini puasa Ramadhan 2025 memasuki 10 hari kedua.

Pada 10 hari kedua, ada amalan dan keutamaan yang bisa didapat oleh umat Islam jika memperbanyak ibadah.

10 hari kedua Ramadhan diyakini sebagai hari yang penuh ampunan atau maghfirah.

Di fase ini umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar dan memohon ampunan.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Abu Hurairah RA,

“Awal bulan Ramadan adalah rahmat, pertengahannya magfirah, dan akhirnya ‘itqun minan nar (pembebasan dari api neraka).”

Lantas, apa saja amalan yang dianjurkan di 10 hari kedua Ramadhan?

Pada 10 hari kedua Ramadhan dianggap sebagai fase transisi semangat, yakni menurunnya semangat karena euforia Ramadhan.

Padahal, di 10 hari kedua Ramadhan ini Allah membukakan pintu pengampunan seluas-luasnya.

Bagi siapapun yang bisa melewati bulan puasa Ramadhan ini hingga fase kedua, InsyaAllah bisa mendapatkan ampunan yang tidak akan diperoleh di bulan-bulan yang lain.

Maka dari itu, umat Islam dianjurkan berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT selama 10 hari kedua bulan Ramadhan.

Dengan memohon ampunan dengan tulus dan bersungguh-sungguh serta bertobat dari hati yang terdalam InsyaAllah pasti mendapatkan ampunan-Nya.

Berikut beberapa amalan 10 hari kedua Ramadhan:

1. Perbanyak zikir dan istigfar untuk memperoleh rahmat Allah.

2. Beramal baik yang membawa keberkahan, seperti bersedekah dan berbuat kebaikan kepada sesama.

3. Menekan diri dari sifat-sifat buruk seperti ujub, takabur, dan merasa paling benar.

4. Memperbanyak muhasabah (introspeksi), muqarrabah (mendekatkan diri kepada Allah), dan mujahadah (berjuang) untuk memohon ampunan bagi diri sendiri.

5. Memohonkan ampunan Allah bagi orang tua, saudara, kakek, nenek, dan semua orang yang berpuasa.

6. Berdoa untuk keberkahan dan keampunan bagi diri sendiri dan orang lain yang masih hidup.

7. Mengirimkan doa untuk mereka yang telah meninggal dunia, berharap mendapatkan magfirah (ampunan) dari Allah.

8. Menjauhi sifat-sifat buruk lainnya seperti merasa paling hebat dan merendahkan orang lain.

9. Meningkatkan ibadah sholat, membaca Al-Qur'an, dan berzikir untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

10. Memperbanyak doa dan pengharapan kepada Allah atas rahmat-Nya dalam menjalani ibadah dan kehidupan sehari-hari.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved