Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Liga 1

PSM Makassar vs Madura United: Mental Pemain Bisa Menjadi Penentu Kemenangan

PSM Makassar vs Madura United, mental pemain jadi penentu kemenangan. Siapa yang akan unggul di laga sengit Liga 1 pekan 25?

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
MO PSM Makassar
PSM MAKASSAR - Gelandang PSM Makassar, Latyr Fall, dikawal tiga pemain Madura United pada pekan 8 Liga 1 2024/2025 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (18/10/2025). Pengamat Sepak Bola, Imran Amirullah, menyebutkan bahwa mental pemain bisa menjadi penentu kemenangan dalam laga PSM Makassar melawan Madura United. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pengamat sepak bola, Imran Amirullah, menyatakan bahwa faktor mental bisa menjadi penentu kemenangan dalam laga PSM Makassar melawan Madura United.

PSM Makassar akan melawan Madura United pada pekan 25 Liga 1 2024/2025.

Kedua tim akan berusaha keras meraih tiga poin dengan tujuan yang berbeda.

Pertandingan ini akan digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada Minggu (2/3/2025) pukul 21.30 Wita.

PSM Makassar bertekad untuk mempertahankan tren kemenangan sekaligus menjaga peluang meraih posisi lima besar. 

Tim Juku Eja kini berada di posisi ketujuh klasemen dengan 36 poin.

Jika meraih kemenangan, PSM Makassar bisa menggeser Borneo FC dan Bali United yang hanya unggul dua poin dari mereka, dengan catatan kedua tim tersebut kalah dalam laga mereka.

Sementara itu, Madura United memiliki motivasi besar untuk keluar dari zona degradasi.

Lima pertandingan terakhir tanpa kekalahan menjadi modal penting bagi Madura United menjamu PSM Makassar.

Jika mampu mengalahkan PSM Makassar, Madura United akan naik dari peringkat 16, yang merupakan posisi teratas zona degradasi, ke urutan 14 klasemen. 

Poin mereka akan bertambah dari 21 menjadi 24.

"Saya pikir kedua tim ingin menang. Semua tergantung pada kesiapan mental untuk menghadapi pertandingan," ujar Imran Amirullah saat dihubungi Tribun-Timur.com, Sabtu (1/3/2025).

Ia menjelaskan bahwa mental yang dimaksud mencakup fisik, kebugaran pemain, dan faktor non-teknis lainnya.

Menurutnya, meskipun taktik yang diterapkan bagus, jika kondisi fisik pemain tidak mendukung, hal itu akan mempengaruhi mental mereka.

"Tim yang memiliki mental, fisik, dan taktik yang baik pasti akan lebih berpeluang meraih tiga poin," tambah mantan Asisten PSM Makassar ini.

Imran juga menekankan pentingnya adaptasi pemain terhadap kondisi pertandingan selama bulan Ramadan.

"Menjaga kebugaran dan kondisi fisik sangat penting," ujarnya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved