Khazanah Islam
Berikut Enam Syarat Sah Puasa Ramadhan
Namun tidak semua umat Muslim diwajibkan menjalankan puasa, ada syarat harus dipenuhi.
TRIBUN-TIMUR.COM - Salah satu kewajiban umat Muslim ialah berpuasa Ramadan.
Namun tidak semua umat Muslim diwajibkan menjalankan puasa.
Ada syarat sah harus dipenuhi jika ingin berpuasa.
Syarat sah puasa merupakan ketentuan yang harus dipenuhi oleh umat Islam agar keabsahan puasanya dapat diterima oleh Allah SWT.
Lantas, apa saja syarat sah puasa?
Syarat Sah Puasa
1. Niat
Niat merupakan kunci utama dalam menjalankan puasa.
Seorang muslim harus memiliki niat yang jelas dan murni untuk melaksanakan puasa sebelum fajar menjelang.
Niat tersebut harus ditujukan secara eksklusif untuk ibadah puasa Ramadhan atau puasa sunnah lainnya.
Niat juga menjadi pembeda antara ibadah puasa dengan kebiasaan menahan makan dan minum.
Tanpa niat, puasa yang dilakukan tidak akan sah dan tidak mendapat pahala.
2. Beragama Islam
Islam merupakan agama yang mengajarkan umatnya untuk menjalankan ibadah puasa, sehingga beragama Islam menjadi salah satu syarat sahnya puasa.
Sebab, puasa merupakan salah satu rukun Islam.
3. Baligh
Baligh merupakan salah satu syarat wajib puasa.
Baligh artinya sudah sampai umur untuk dikenakan kewajiban menjalankan syariat Islam.
Batasan umur baligh bagi laki-laki adalah ketika sudah keluar air mani (bermimpi basah), sedangkan bagi perempuan adalah ketika sudah mengalami haid.
4. Berakal
Berakal juga merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh orang yang berpuasa jika ingin puasanya sah.
Artinya, orang yang berpuasa harus memiliki akal yang sehat dan tidak mengalami gangguan jiwa.
5. Mampu
Mampu berarti orang yang menjalankan ibadah puasa harus sehat jasmani dan rohani.
Orang yang menjalankan puasa tidak sakit dan tidak melakukan perjalanan jauh atau musafir.
Apabila umat muslim tengah sakit atau melakukan perjalanan jauh, maka keduanya diperbolehkan untuk tidak berpuasa.
Namun, umat muslim diwajibkan mengganti di lain waktu, sebelum bulan Ramadhan kembali datang.
6. Suci dari Haid dan Nifas
Syarat suci dari haid dan nifas ini berlaku bagi wanita.
Wanita yang sedang haid atau nifas boleh tidak berpuasa, namun wajib menggantinya di hari lain setelah bulan Ramadhan.
| Bacaan Doa Qunut Subuh, Qunut Witir, dan Qunut Nazilah |
|
|---|
| Niat dan Tata Cara Sholat Qobliyah Dzuhur, Lengkap Bacaan Dzikir/ Zikir Sesudah Sholat |
|
|---|
| Tata Cara Sholat Dhuha/ Salat Dhuha 2 Rakaat, Lengkap Bacaan Niat beserta Artinya |
|
|---|
| Bacaan Dzikir dan Doa Sesudah Sholat/ Salat Wajib 5 Waktu Lengkap Artinya |
|
|---|
| Tata Cara Sholat Qobliyah Dzuhur, Sholat Sunah 2 Rakaat Sebelum Dzuhur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PUASA-RAMADAN-Kapan-hari-pertama-puasa-pada-bulan-Ramadan-1446.jpg)