Dinas Pertanian Wajo dan Bulog Sepakat Serap Gabah Petani Jika Harga di Bawah HPP
Kepala DPKP Wajo, Muhammad Ashar mengaku pihaknya tengah membicarakan hal ini bersama Bulog setempat.
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Wajo bekerja sama dengan Badan urusan logistik (Bulog) atasi harga gabah kering di tahun 2025.
Kepala DPKP Wajo, Muhammad Ashar mengaku pihaknya tengah membicarakan hal ini bersama Bulog setempat.
"Betul kami sudah koordinasi dengan Bulog, apabila di bawah Harga Pokok Penjualan (HPP) maka Bulog akan terjun langsung serap gabah petani sesuai aturan pemerintah," ungkapnya saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com, Kamis (6/2/2025).
Diketahui, harga gabah di Kabupaten Wajo berkisar antara Rp6.500 hingga Rp6.800.
"Kalau di Wajo harganya masih normal. Belum kami temukan petani yang harga jualnya di bawah Rp6.500. Semoga kedepannya stabil," tuturnya.
"Kalau pun nanti ditemukan petani yang harga jual gabahnya di bawah HPP, maka segera kami kordinasikan dengan Bulog," tambahnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara tegas menekankan bahwa pemerintah telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram.
Penegasan ini disampaikan sebagai bentuk komitmen kuat pemerintah dalam melindungi kesejahteraan petani Indonesia.
“Pemerintah telah menetapkan harga gabah kering panen dari petani Rp6.500. Karena itu, saya ulangi, Rp6.500. Jangan korbankan petani dengan alasan rendemen, kadar air, atau kualitas. Saya tahu cara-cara di mana orang kecil selalu dikorbankan,” tegas Presiden Prabowo pada pertemuan strategis dengan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan) Jakarta, Senin (3/2/2025).
Presiden Prabowo juga mengingatkan para pelaku usaha penggilingan padi, untuk mematuhi kebijakan tersebut
Ia menyoroti adanya indikasi pihak-pihak tertentu yang mencoba bermain-main dengan harga gabah, yang berpotensi merugikan petani dan menghambat upaya pemerintah dalam mencapai swasembada pangan.
“Saya menghimbau semua pihak, dari penggilingan padi di daerah-daerah. Ada yang sudah menyesuaikan, tapi ada juga yang masih berani bermain-main dengan pemerintah Indonesia. Seberapa besar pun penggilingan padi itu, kalau berani bermain-main, saya akan tindak,” tegasnya lagi.(*)
Detik-detik Penemuan Jasad Korban Tenggelam di Sungai Laelo Wajo |
![]() |
---|
Harga Beras di Wajo Normal: Mawar Merah Rp75 Ribu per 5kg, Beras SPHP Rp62 ribu |
![]() |
---|
Sosok WNA Cina Masuk Islam Demi Nikahi Perempuan Wajo Sulsel |
![]() |
---|
Bulog Siapkan 3.870 Ton Beras Murah untuk Warga Sinjai |
![]() |
---|
Siswa SMA 1 Wajo Belajar Pemilu Bersama KPU, Simulasi Pencalonan hingga Coblos di Bilik Suara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.