Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

SPJM Siaga di Libur Panjang

Pengaturan operasional di pelabuhan strategis bertujuan menghindari hambatan dalam mobilisasi penumpang dan barang.

Editor: Ina Maharani
handover
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bersiap mengantisipasi peningkatan mobilisasi penumpang dan barang di momenlibur panjang 

Makassar, Tribun - PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang pelayanan marine, pemeliharaan alat pelabuhan, utilitas, pengerukan, dan galangan, berperan penting dalam menjaga kelancaran dan efisiensi operasional pelabuhan.

Langkah ini dilakukan dengan menjamin kesiapan sarana, prasarana, serta kebutuhan logistik kapal selama aktivitas pelabuhan, terutama menjelang lonjakan mobilisasi penumpang dan barang pada libur panjang Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili dan Isra Mikraj.

Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, Minggu (26/1/2025) dalam rilisnya menjelaskan langkah ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

SKB Nomor KP–DRJD 304 Tahun 2025, HK.201/2/5/DJPL/2025, 6/1/2025/Korlantas, dan 01/PKS/Db/2025 mengatur kelancaran arus lalu lintas dan penyeberangan di pelabuhan strategis selama libur panjang.

“Beberapa pelabuhan strategis yang menjadi fokus, seperti Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, dan Lembar, berada di wilayah operasional SPJM Group.

Sebagai bagian dari BUMN pelabuhan yang beroperasi di seluruh Indonesia, kami mendukung kelancaran implementasi SKB tersebut dengan memastikan efisiensi waktu di pelabuhan melalui kesiapan armada kapal tunda, pelayanan pemanduan kapal, serta pemeliharaan alat yang andal untuk menjamin kelancaran operasional,” ujar Patrick.

Pengaturan operasional di pelabuhan strategis bertujuan menghindari hambatan dalam mobilisasi penumpang dan barang.

Oleh karena itu, ketepatan waktu pelayanan dan kesiapan sarana operasional menjadi hal yang sangat penting.

Patrick menegaskan SPJM telah menyiagakan personel yang kompeten dan dalam kondisi prima untuk memastikan pelayanan optimal.

“Kami memastikan standar operasional terpenuhi, berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjamin keselamatan dan ketepatan pelayanan.

Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, kami juga memastikan kelengkapan sarana dan prasarana keselamatan.

Personel kami di garis depan pelayanan telah dibekali kemampuan respons cepat untuk menangani situasi darurat,” jelas Patrick.

Patrick menambahkan selama lonjakan penumpang dan peningkatan kebutuhan logistik di libur panjang, target utama SPJM adalah kelancaran dan keselamatan pelayanan tanpa kendala.

“Jika terjadi kendala, kami sudah memitigasi melalui penyediaan call center yang siaga 24/7.

Call center ini akan membantu pengguna jasa menghadapi kendala dan memberikan informasi seputar layanan SPJM,” ungkapnya.

Selain itu, Patrick mengimbau masyarakat untuk mematuhi Surat Keputusan pemerintah terkait pengaturan operasional pelabuhan selama libur panjang.

“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar semua pihak dapat bersama-sama merealisasikan kelancaran dan keselamatan arus penumpang serta barang,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved