AAL 1999
Sosok Putra Sulsel Jenderal Termuda TNI AL, Alumus 1999 Sudah Bintang 1
Sosok putra Sulsel jadi jenderal termuda TNI Angkatan Laut, Brigadir Jenderal TNI Wahyudi Latief alumnus AAL 1999
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Sosok putra Sulsel jadi jenderal termuda TNI Angkatan Laut.
Namanya Brigadir Jenderal TNI Wahyudi Latief.
Ia lulusan Akademi Angkatan Laut 1999.
Wahyudi Latief jadi orang pertama di angkatannya alumni AAL 1999 pecah bintang.
Santri lulusan DDI Mangkoso itu menyandang pangkat bintang satu sejak November 2024.
Jabatan barunya yakni Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VI atau Danlantamal VI Makassar.
Serah Terima Jabatan Danlantamal VI Makassar digelar di Dermaga Layang Mako Lantamal VI, Rabu (20/11/2024) pagi.
Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo, M.Tr.Opsla., memimpin sertijab.
Wahyudi Latief menerima tongkat komando Lantamal VI Makassar dari seniornya yang juga putra Sulsel, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Andi Rahmat M.
Dengan demikian dua kali berturut-turut putra Sulsel menjabat Komandan Lantamal VI Makassar.
Wahyudi Latief lulusan Akademi Angkatan Laut 1999.
Ia salah satu jenderal termuda di TNI AL.
Wahyudi sebelumnya menjabat sebagai Koorsmin Kasal.
Wahyudi Latief Jenderal Asal Makassar berkarier cemerlang.
Adapun Brigadir Jenderal TNI (Mar) Andi Rahmat M, akan menempati jabatan baru sebagai Komandan Pasmar 3 Sorong Papua Barat.
Dalam amanatnya, Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Brigjen TNI (Mar) Andi Rahmat M, atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam menjaga amanah, membawa perubahan dan kontribusi positif selama memimpin.
"Selanjutnya kepada pejabat baru Danlantamal VI Brigjen TNI (Mar) DR. Wahyudi, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., M. Han.,, saya titipkan amanah besar ini dengan harapan agar selalu mengutamakan profesionalisme, kesiapan dan loyalitas, saya yakin sepenuhnya dengan berbekal pengalaman dan pendidikan saudara, hal tersebut dapat diwujudkan," kata Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo.
Usai pelaksanaan upacara Sertijab tersebut, dilaksanakan pisah sambut bertempat di Gedung Hasanuddin Mako Lantamal VI.
Sejumlah tokoh hadir memeriahkan sertijab Danlantamal VI Makassar ini.
Mereka antara lain Pj. Gubernur Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, Wakapolda Sulsel, Kaskoopsud II, Kasdiv 3 Kostrad, Kepala BNNP Sulsel, Danlanud Sultan Hasanuddin, Dankosek Hanudnas II, Kasdam XIV Hasanuddin, para Danlantamal Jajaran Koarmada II, Kapoksahli Pangdam XIV Hasanuddin, Irkoopsud II, Irdivif 3 Kostrad.
Baca juga: Daftar 2 Putra Sulsel Pangkat Jenderal Bintang 3 Aktif, Karier Moncer di TNI dan Polri
Selanjutnya Irutum Itdam XIV Hasanuddin, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Pjs Walikota Makassar, para Pejabat TNI/POLRI, Ketua Daerah Jalasenastri Armada II beserta segenap Pengurus Jalasenastri Armada II, Unsur Maritim, Pimpinan BUMN dan segenap Mitra Lantamal VI Makassar.
Sosok Wahyudi Latief
Wahyudi Latief putra kebanggan Makassar Sulsel dari pasangan Bapak H Abd Latief Rala dengan ibu Hj Nurhaeda Siga.
Semasa pengabdiannya sebagai perwira TNI banyak dihabiskan di lapangan.
Wahyudi Latief memiliki ilmu yang sangat cocok diaplikasikan di tengah masyarakat demi kepentingan bangsa dan negara.
Seusai lulus sebagai Taruna AAL angkatan 45 tahun 1999, pria berperawakan angker tapi peramah itu mengawali dinasnya sebagai Perwira Pimpinan Penembakan Artileri di Batalyon Armed Marinir Surabaya.
Kemudian berangsur-angsur naik jabatan menjadi Pakurmed.
Selanjutnya Dan Rai A Yon Arhanud-1 Surabaya, Pasipers Yon Roket 2, Danki C Yonmarhanlan lX Ambon, Kasi Dalkar Spers Menkav 2, Gumil Pusdikma Kodiklat TNI.
Wadandenma Pusdiklat Intelstrat TNI, Wadandenma Satinduk Bais TNI, Dan Seta Artileri Kodikmar.
Pada 2017 Wahyudi Latief dipercaya memegang tongkat komando sebagai orang nomor satu di Yon Roket- 2 Korps Marinir yang berkedudukan di Cilandak, Jakarta Selatan.
Sementara itu ayah dari 3 putra ini telah mengantongi sederet pengalaman penugasan.
Antara lain: Satgas Marinir Morotai Maluku Utara, Satgas penggalangan Bais TNI di perbatasan Kalimantan Timur dwngan Malaysia, Satgas kontra inlelijen Bais TNI di perbatasan Kalimantan Utara dengan Serawak Malaysia, dll.
Menurutnya, di manapun ditugaskan selalu dijalaninya dengan rasa ikhlas, agar semua tugas dapat terselesaikan dengan sempurna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Brigadir-Jenderal-TNI-Mar-Wahyudi-3445.jpg)