Kabid Pembinaan SD Luwu Nilai Pelaksanaan UN Tak Menjamin Perkembangan Kognitif Siswa
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mulai melakukan persiapan untuk penerapan UN tersebut.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Pemerintah pusat memberi sinyal untuk menerapkan kembali Ujian Nasional alias UN pada tahun ajaran 2025/2026.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mulai melakukan persiapan untuk penerapan UN tersebut.
Kabid Pembinaan SD, Andi Padri mengaku, wacana kembalinya pelaksanaan UN rencana bakal dilakukan di tahun 2026.
Menurutnya, pelaksanaan UN bagi siswa tidak dapat dijadikan dasar indikator perkembangan siswa.
"Kalau ditanyakan apakah UN masih relevan sebagai indikator keberhasilan belajar siswa, maka secara akademis jawabannya tidak," akunya, Rabu (8/1/2025).
Kata Andi Padri, barometer perkembangan siswa dapat dilihat kedalam 3 aspek penilaian.
"Karena bila kita mengacu ke standar penilaian sebagai barometer penilaian peserta didik, dapat dipahami bahwa ada minimal 3 aspek penilaian yang perlu diperhatikan pada setiap individu atau peserta didik," jelasnya.
"Pertama kognitif, bisa dinilai termasuk salah satunya dari UN. Kemudian afektif dinilai dari karakter sekarang menggunakan P5, kemudian psikomotorik bisa dinilai dari skill atau keterampilannya," bebernya.
Kendati demikian, sambung Andi Padri, UN ia lihat dapat memicu minat belajar siswa lebih jauh.
"Dibandingkan dengan kondisi sekarang, terkait dengan minat dan atau semangat belajar, peserta didik lebih termotivasi belajar di saat ada UN. Karena ada semangat untuk lulus dan berprestasi secara faktual," tandasnya.
Laporan Jurnalis Tribun Timur Muh Sauki Maulana
| Video Viral Pemuda Saling Kejar di Bajo Luwu, Polisi Sebut Dipicu Provokasi Bohong |
|
|---|
| 3 Mobil Bermuatan Biosolar Dihentikan di Masamba, Polisi Amankan 5 Ton BBM Subsidi Tujuan Poso |
|
|---|
| Proyek PSN di Luwu Timur Berujung Ricuh, Pemkab dan Petani Saling Klaim Lahan, LBH Kecam |
|
|---|
| Kecamatan Bua Luwu Rayakan Hari Posyandu Nasional, Cek Kesehatan Gratis Diserbu Warga |
|
|---|
| 27 Ribu Bidang Tanah di Sulsel Tak Bersertifikat, Didominasi Makassar Disusul Luwu Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ilustrasi-Ujian-Nasional00000.jpg)