Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

10 Tahun Pemerintahan Jokowi

Nelayan Sejahtera, Ekonomi Sulsel Tumbuh

Pertumbuhan sektor perikanan di Sulawesi Selatan terus meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu yang mendorong adalah bantuan bagi nelayan.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Siti Aminah | Editor: Edi Sumardi
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Nelayan membongkar hasil tangkap ikan di Pelabuhan Pelelangan Ikan Paotere, Makassar, Sulsel, Kamis (10/10/2024). Sektor perikanan salah satu yang membuat perekonomian Sulsel tumbuh. 

Baca berita sebelumnya: Anak-anak Muda Berjaya karena Kini Internet Lancar Jaya

Laporan jurnalis Tribun-Timur.com Siti Aminah, Faqih Imtiyaaz

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Pertumbuhan sektor perikanan di Sulawesi Selatan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Salah satu yang mendorong adalah bantuan bagi nelayan.

Kartu Kusuka (Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan) wajib dimiliki oleh para nelayan. 

Kartu ini merupakan program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mempermudah akses bantuan bagi para nelayan. 

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, Suriati menyampaikan, kartu ini menjadi identitas para nelayan. 

Kartu Kusuka ini ditujukan untuk perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan, percepatan pelayanan, peningkatan kesejahteraan.

Juga bertujuan untuk menciptakan efektivitas dan efisiensi program Kementerian Kelautan dan Perikanan agar tepat sasaran dan pendataan kepada pelaku usaha kelautan dan perikanan.  

"Fungsinya sebagai identitas profesi pelaku usaha kelautan dan perikanan, memudahkan perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan, pelayanan dan pembinaan hingga sarana untuk pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program kementerian,"ucap Suriati kepada Tribun-Timur, Kamis (10/10/2024). 

Sebanyak 1.500 nelayan di Makassar yang telah mengantongi kartu Kusuka ini. 

"Sekarang sudah ada sekitar 1.500 nelayan di Makassar yang mendapat kartu ini dari 4.000 nelayan. Kartu ini didapatkan secara bertahap," ujarnya. 

Selain sebagai tanda pengenal, kartu ini juga punya banyak manfaat. 

Pertama, memudahkan pelaku usaha kelautan dan perikanan dalam mengakses transaksi online.

Kedua, memudahkan akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku usaha kelautan dan perikanan.

Ketiga, memudahkan dalam pengajuan Asuransi Nelayan (Asnel)

"Program ini bekerjasama dengan BRI, nelayan bisa menggunakan kartu ini untuk mengambil kredit. Yang paling penting jika ada bantuan kartu ini akan menjadi bukti bahwa penerima bantuan benar berprofesi sebagai nelayan," katanya. 

Selain itu, pemerintah pusat juga melakukan Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut setiap tahunnya.

Dalam pelaksanaan Gernas Bulan Cinta Laut, nelayan memiliki peran penting dalam upaya pembersihan sampah di laut.

Di mana dalam kurun waktu tertentu nelayan melaut sambil mengumpulkan sampah plastik di laut. 

Hasil pengumpulan sampah di laut oleh nelayan akan ditimbang dan didata untuk dihargai sesuai dengan mekanisme yang berlaku sehingga tercipta circular economy sebagai tambahan pemasukan bagi nelayan. 

Sampah dari laut yang telah berhasil dikumpulkan oleh para nelayan ini selanjutnya akan dipilah sesuai dengan jenisnya dan ditimbang untuk menentukan besaran insentif yang akan diterima. 

"Sampah selanjutnya akan dibawa ke tempat penampungan sampah atau proses daur ulang untuk dijadikan produk yang bernilai," tutupnya. 

Keunggulan Kartu Kusuka

Kartu Kusuka memiliki dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nelayan di Sulawesi Selatan. 

1.Akses bantuan pemerintah: Kartu Kusuka memudahkan nelayan untuk mendapatkan berbagai bantuan dari pemerintah, seperti subsidi BBM dan asuransi nelayan.

Ini membantu mengurangi beban biaya operasional mereka.

2.Kemudahan pembiayaan: Dengan Kartu Kusuka, nelayan dapat lebih mudah mengakses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Ini memungkinkan mereka untuk mendapatkan modal usaha dengan lebih mudah.

3.Peningkatan kesejahteraan: Kartu ini juga berfungsi sebagai identitas profesi yang memudahkan perlindungan dan pemberdayaan nelayan. Dengan adanya kartu ini, program-program pemerintah dapat lebih tepat sasaran dan efisien.

4.Penguatan posisi tawar: Kartu Kusuka membantu nelayan mengurangi ketergantungan pada pengepul atau ponggawa, yang seringkali membuat posisi tawar mereka lemah.

Dengan akses langsung ke pasar dan pembiayaan, nelayan dapat menjual hasil tangkapan mereka dengan harga yang lebih baik.

Kartu Kusuka berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi nelayan di Sulawesi Selatan.

Sektor perikanan memiliki kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan.

Hingga Triwulan III 2021, sektor ini menyumbang sekitar 10,10 persen dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Selatan, dengan nilai mencapai Rp40,59 triliun1.

Secara keseluruhan, ekonomi Sulawesi Selatan tumbuh sebesar 4,51 persen pada tahun 20232.

Meskipun sektor perikanan memberikan kontribusi yang besar, sektor lain seperti pertambangan dan penggalian juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.(*)

Baca berita selanjutnya: Ekspor Tumbuh, 2 Ribu Hektare Lahan di 5 Kabupaten Disulap Jadi Tambak Udang Vaname

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved