Pilgub NTB 2024
Elektabilitas Calon Gubernur NTB Kejar-kejaran, Siapa Terkuat?
Tiga pasang calon gubernur NTB yakni nomor urut 1 Sitti Rohmi Djalilah - Musyafirin, 2 Zulkieflimansyah - Suhaili Fadil Tohir dan 3 Lalu Muhamad Iqbal
TRIBUN-TIMUR.COM - Pasangan calon gubernur Nusa Tenggara Barat kini adu kekuatan untuk merebut hati pemilih.
Tiga pasang calon gubernur NTB yakni nomor urut 1 Sitti Rohmi Djalilah - Musyafirin, 2 Zulkieflimansyah - Suhaili Fadil Tohir dan 3 Lalu Muhamad Iqbal - Indah Dhamayanti Putri.
Kekuatan tiga pasang calon tersebut dapat dilihat dari hasil dua survei terbaru.
Pilkada NTB 2024 diikuti oleh tiga pasangan calon (paslon), yakni:
Simak hasil survei selengkapnya yang dilakukan oleh dua lembaga survei Olat Maras Institute (OMI) dan Nusra Institue.
1. Survei Lembaga Olat Maras Institute (OMI)
Beredar rilis hasil survei pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat yang disebut-sebut dipublikasikan lembaga survei Olat Maras Institute (OMI).
Hasil survei yang disajikan dalam bentuk grafik tersebut menyuguhkan capaian elektabilitas tiga Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Rohmi-Firin 29,2 persen, Zul-Uhel 32,8 persen, dan Iqbal-Dinda 30,5 persen.
Direktur Olat Maras Institute, Miftahul Arzak dalam rilis yang diterima menerangkan, memang benar OMI melakukan survei, namun dirinya mengatakan bahwa hasil tersebut tidak dirilis.
“Kami memang benar telah melakukan survei 2-12 September 2024 lalu, namun itu untuk internal dan sifatnya tidak dipublikasikan karena ada aturan di KPU terkait lembaga yang bisa merilis hasil surveinya karena ini masuk aturan kampanye resmi,” sebut Miftah.
Miftah menegaskan, terkait hasil survei tersebut, hal itu telah diedit dan sama sekali tidak berasal dari Olat Maras Institute (OMI). Bahkan ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang dengan sembarangan memuat logo lembaga surveinya.
“Kedua, terkait hasil survei itu bukan sama sekali datangnya dari kami Olat Maras Institute (OMI),” sangkalnya.
Miftah melanjutkan, selebaran yang memuat temuan dari OMI dengan merincikan capaian angka masing-masing Paslon dan prediksi akhir bulan November itu adalah hoax.
“Zul-Uhel memang benar unggul, namun soal capaian dan prediksi akhir yaitu prediksi bulan November itu dan Iqbal unggul, itu hoax, sama sekali hoax,” tegas Miftah.
2. Survei Lembaga Nusra Institute
Lembaga Nusra Institute kembali merilis hasil temuan survei peta dukungan politik Pilkada NTB pada hari Kamis, 3 Oktober 2024 di Kafe Upnormal Mataram.
Nusra Institute memotret popularitas dan elektabilitas 3 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB setelah ditetapkan oleh KPUD Provinsi NTB.
Selain itu, nusra institute juga memotret isu-isu peting dan tingkat loyalitas pemilih pada masing-masing calon.
Direktur Survei Nustra Institut, M. Roby Satriawan menjelaskan, teknik pengambilan sampel survei dengan menggunakan metode multistage random sampling.
"Survei yang kami lakukan di Nusra Institute ini menggunakan populasi DPS pemilukada 2024, dengan jumlah sampel 1.000 orang responden dan margin error 3,16 persen dengan metode multistiage random sampling yang ditarik secara proporsional berdasarkan jumlah wajib pilih di 10 Kabupaten Kota, 49 dapil kabupaten, 100 Desa, dan 200 TPS Se-NTB, masing-masing TPS ditarik 5 Responden. Ada satu dapil kabupaten yang tidak terkena sampel di kota bima," jelas Roby Kamis (3/10/2024).
Temuan survei Nusra yang dilakukan pada tanggal 9-13 September 2024 pada pertanyaan tertutup calon Gubernur secara individu menempatkan Lalu Muhammad Iqbal pada posisi teratas dengan persentase 30,4 persen.
Selanjutnya disusul oleh Sitti Rohmi dengan persentase 28,5 persen, kemudian Zulkiflimansyah dengan persentase 14.7 persen, ragu-ragu (undecided voters) dengan persentase 25,8 persen, dan Golput 0,6 persen.
Selisih antara Lalu Muhammad Iqbal dan Siti Rohmi masih dalam margin error.
Selanjutnya untuk calon wakil Gubernur NTB menempatkan Indah Dhamayanti unggul dengan 26.9 persen, disusul H. Moh. Suhaili 24.6 persen dan Musyafirin 12.0 persen, sedangkan yang masih ragu-ragu 35 persne dan golput 1,9 persen.
Selanjutnya pada simulasi 3 pasangan calon, pasangan mana yang B/I/S pilih Lalu Muhammad Iqbal - Indah Dhamayanti Putri 31.0 persen, Sitti Rohmi Djalilah - Musyafirin 29.3 persen, Zulkiflimansyah - H. Moh. Suhaili 15.9 persen, dan Ragu-ragu atau belum menentukan pilihan 23.3 persen, serta Tidak Memilih/Golput 0.5 persen.
Terjadi kenaikan yang cukup signifikan pada pasangan Iqbal Dinda yg sebelumnya pada survei bulan Juli 26,31 naik menjadi 31.0 terjadi kenaikan 4.5 persen.
Juga ada kebaikan pada pasangan Rohmi Firin tapi tidak signifikan yang sebelumnya 26.9 naik menjadi 29.3 terjadi kenaikan 2.4 persen, masih dalam margin eror sehingga belum bisa dipastikan apakah ada kenaikan atau penurunan.
Sementara pasangan Zul-Uhel merosot dari angka 29.0 persen di bulan Juni turun menjadi 15.9 persen terjadi penurunan sebesar 13.1 persen bisa dikatakan anjlok dan dapat disimpulkan dengan sisa waktu kurang 2 bulan pasangan Zul-Suhaili berat untuk bisa bangkit lagi.
"Dari perbandingan angka-angka tadi, terlihat pasangan Iqbal-Dinda sudah semakin padu sehingga angka-angka elektabilitas mereka saling menopang, sedangkan pasangan Zul-Suhaili walaupun didukung dengan suara Suhaili yang cukup tinggi,” kata Roby.
“Namun karena berasal dari ‘kolam yang sama’ dengan lalu Muhammad Iqbal, yaitu berbasis di Lombok Tengah yang maju sebagai calon gubernur, dalam simulasi pasangannya, keunggulan Suhaili terdiskon oleh calon lain yang maju sebagai calon gubernur," terangnya.
Pasangan Iqbal Dinda dan Rohmi Firin bersaing ketat, meski dalam temuan ini Iqbal Dinda unggul dari pasangan Rohmi - Firin, tapi karna selisih antara kedua pasangan calon tersebut sebesar 1,7 persen artinya masih dibawah MoE (3.16 persen).
"Maka kami belum bisa menyimpulkan pasangan Iqbal Dinda yang akan menjadi pemenang pada pemilukada tahun 2024, masih ada sisa waktu untuk saling mengejar antara keduanya.
Tergantung dinamika karena data temuan survei yang kami lakukan berlaku saat waktu penarikan data, dan masih ada faktor-faktor lain yang akan menentukan apalagi ada angka belum menentukan pilihan sebesar 23.3 persen," ujarnya.
Disampaikan Roby, jika membuka data kepuasan terhadap kinerja pertahana yang cenderung melemah dimana atingkat kepuasan dibawah 50 persen sehingga peluang bagi Iqbal Dinda sebagai penantang baru, relatif sangat terbuka, dengan menggarap.
Di samping itu modal popularitas yang di bawah 50 persen bagi Lalu Muhammad Iqbal dengan elektabilitas yang signifikan, memiliki potensi pertumbuhan suara yang bagus dibandingkan dengan Siti Rohmi dan Zulkiflimansyah yang popularitasnya diatas 70 persen.
(TribunNewsmaker | TribunLombok/Robby Firmansyah/Andi Hujaidin)
| Sosok Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat Tumbangkan Petahana, Orangtua Doktorandus dan Insinyur |
|
|---|
| Kehebatan dan Sepak Terjang Lalu Muhammad Iqbal dan Indah Dhamayanti Calon Gubernur - Wagub NTB |
|
|---|
| Sosok Calon Gubernur Terkuat di NTB, Dua Calon Bersaing Ketat di Posisi 2, Rohmi-Firin Mengekor |
|
|---|
| Elektabilitas Terbaru Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat, Usungan NasDem Unggul, PDIP Tertinggal |
|
|---|
| Pertarungan Lalu Muhammad Iqbal, Sitti Rohmi dan Zulkieflimansyah di NTB, Terjawab Sosok Terkuat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pasangan-calon-gubernur-Nusa-Tenggara-Barat-kini-adu-kekuatan-untuk-merebut-hati-pemilih.jpg)