Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Akpol

Sosok Dedy Murti Haryadi Akpol 1999 Pertama Pecah Bintang, Penerima Bintang Bhayangkara Nararya

Kombes Dedy Murti Haryadi pecah bintang satu setelah dimutasi menjadi Penyidik Tindak Pidana Utama Tk II Bareskrim Polri.

Tayang:
Editor: Sudirman
Instagram @endra_dharmalaksana 1999
Kombes Dedy Murti Haryadi. Dedy Murti jebolan Akpol 1999 pertama meraih pangkat Jenderal. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Satu jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 dikabarkan pecah bintang satu.

Yaitu Kombes Pol Dedy Murti Haryadi.

Sebelumnya, Kombes Dedy Murti Haryadi, menjabat Pimpinan Spripim Polri (Koorspripim).

Ia kemudian pecah bintang satu setelah dimutasi menjadi Penyidik Tindak Pidana Utama Tk II Bareskrim Polri.

Dedy Murti Haryadi jebolan Akpol 1999 pertama berpangkat jenderal.

Baca juga: Sosok Wahyu Hadiningrat Junior Kapolri di Akpol Promosi Jenderal Bintang 3, Pernah Tangani Bom Bali

Kabar Dedy Murti Haryadi pecah bintang satu pertama kali diunggah di akun Instagram @endra_dharmalaksana1999.

Akun Instagram @endra_dharmalaksana 1999 berisikan kegiatan jebolan Akpol 1999.

Dalam akun Instagramnya ia mengunggah "ED 1999 mengucapkan selamat atas promosi Brigadir Jenderal Dedy Murti Haryadi. Semoga berkah dan sukses selalu senantiasa dalam lindungan Allah SWT.

Raih Penghargaan Bintang Bhayangkara Nararya

Kombes Dedy Murti Haryadi penerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya.

Tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya diterima saat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Bhayangkara di Monas, Jakarta Pusat, Senin (1/7/2024).

Penghargaan diserahkan Presiden Jokowi.

Tanda kehormatan ini diberikan sebagai wujud penghargaan kepada anggota Polri yang berjasa besar alias tidak pernah cacat selama bertugas menjadi anggota Polri.

Presiden Jokowi menekankan agar Polri tidak tebang pilih dalam proses penegakan hukum.

Dia meminta Polri harus profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Utamanya ketika menghadapi kejahatan transnasional yang semakin kompleks dan canggih.

"(Polri) harus profesional dan tidak tebang pilih dalam penegakan hukum," jelasnya.

Selain Kombes Dedi Murti Haryadi, ada dua polisi lainnya menerima penghargaan yang sama yaitu AKP Tati Rusmiati dan Aipda Dwi Kuntoro.

AKP Tati menjabat sebagai Kepala urusan Regitap Bidpropam di Polda Jawa Barat.

Sementara Aipda Dwi Kuntoro menjabat Danton 2 Kompi 3 Batalyon B Resimen 2 Paspelopor Korbrimob Polri.

Dedy Murti Haryadi juga pernah memperoleh penghargaan dari Malaysia karena keberhasilan mengungkap dan menangkap pelaku penculikan warga Malaysia yang disekap selama 23 hari, pada hari 19 Maret 2017, lalu di Batam.

Siapa Dedi Murti Haryadi?

Kombes Dedi Murti lahir 15 Desember 1977.

Ia salah satu polisi berkarir cemerlang meskipun belum berpangkat jenderal.

Kombes Dedi Murti Hariadi menjabat Korspripim Polri.

Sebelum bertugas di Korspripim Polri, ia menjabat Wadirreskrimum Polda Metro Jaya.

Dedi merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1999.

Belum ada lettingnya berpangkat Jenderal.

Kombes Dedy sempat disebut-sebut masuk ke geng Ferdy Sambo.

Ia pernah ditugaskan Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Merah Putih.

Dedi juga kerap bersama dalam rombongan Kapolri Jendral Listyo Prabowo seperti saat berkunjung ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia berpengalaman dalam bidang Resese.

Riwayat Jabatan

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan Polres Metro Jakarta Utara Polda Metro Jaya.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Polda Metro Jaya

Kanit II Subdit V/Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya

Pamen Reskrimsus Polda Metro Jaya

Pamen Polda Metro Jaya

Kasubdit I/Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya 

Wadirreskrimum Polda Metro Jaya

Koorspripim Polri.

 

 

 

 

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved