Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Akpol 1991

Sosok Mayjen Mohammad Fadjar Jenderal Bintang 2 Saudara Irjen Krishna Murti

Sosok Mayor Jenderal TNI Mohammad Fadjar saudara kandung Inspektur Jenderal Polisi Krishna Murti

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Instagram
Inspektur Jenderal Polisi Krishna Murti bersama adik kandungnya Mayor Jenderal TNI Mohammad Fadjar. 

TRIBUN-TIMUR.COM -- Sosok Mayor Jenderal TNI Mohammad Fadjar saudara kandung Inspektur Jenderal Polisi Krishna Murti.

Dua bersaudara itu sama-sama menyandang pangkat jenderal bintang dua di penugasan masing-masing.

Mereka berhasil mengikuti jejak sang ayah jadi jenderal.

Bahkan keduanya sudah menyalip pangkat ayahnya.

Haji Bom Soerjanto adalah ayah dari Inspektur Jenderal Polisi Krishna Murti dan Mayjen Mohammad Fadjar.

Pangkat terakhir sang ayah yakni Brigadir Jenderal TNI atau bintang satu.

Krishna Murti lebih dulu lulus masuk Akabri.

Ia memilih jadi polisi.

Pria kelahiran Ambon Maluku 15 Januari 1970 itu lolos masuk Akpol tahun 1988.

Ia menyelesaikan pendidikan dari Akpol 1991.

Sementara sang adik, Mohammad Fadjar, lulus dari Akbari tahun 1993.

Fadjar memilih jadi perwira TNI AD setelah lulus Akmil 1993.

Kini keduanya sama-sama menyandang pangkat jenderal bintang 2.

Krishna Murti menjabat Kadiv Hubinter Polri.

Adapun Mohammad Fadjar menjabat Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi.

Berikut profil keduanya

1.Krishna Murti

Irjen Pol. Dr. Krishna Murti, S.IK., M.Si. (lahir 15 Januari 1970) adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 14 Oktober 2022 mengemban amanat sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri.

Krishna, merupakan lulusan Akpol 1991 ini berpengalaman di bidang reserse.

Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Karomisinter Divhubinter Polri.

Selain itu, Krishna merupakan anak dari Brigjen TNI. (Purn.) Bom Soerjanto, Purnawirawan TNI-AD yang merupakan lulusan Akademi Militer Nasional (1966) dari korps Artileri Medan dan juga pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Papua Nugini merangkap Kepulauan Solomon era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2006—2010) yang berasal dari Salatiga, Jawa Tengah.

Riwayat Pendidikan

SMP Negeri 1 Malang (1985)

SMA Negeri 5 Bandung (1988)

S3 Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (2024)

Pendidikan kepolisian

Akpol (1991)

PTIK (2000)

Sespimen (2008)

Sespimti 23 (2014)

Lemhannas PPSA XXII (2019)

Riwayat jabatan

Pama Polda Jateng (1991)

Kapolsek Randudongkal Polres Pemalang Polda Jateng (1993)

Pengasuh Taruna Akpol (1994)

Komandan Kontingen Pasukan Perdamaian Polri (1996)

Kanit Serse Polwiltabes Surabaya Polda Jatim (1997)

Sespri Kapolda Metro Jaya (2000)

Kapolsek Metro Penjaringan (2001)

Koorspripim Kapolda Metro Jaya (2004)

Kasat Reskrim Polres Metro Jakut (2005)

Wakapolres Metro Depok (2006)

Dosen Lemdikpol (2009)

Penyidik Madya Unit II Dit II/Eksus Bareskrim Polri (2010)

Kapolres Pekalongan Polda Jateng (2011)

Staf Perencanaan PBB di New York (2011)

Penerjemah Utama Divhubinter Polri[3] (2012)

Dirreskrimum Polda Metro Jaya[4] (2015)

Wakapolda Lampung[5][6] (2016)

Kabagkembangtas Romisinter Divhubinter Polri (2016)

Karomisinter Divhubinter Polri (2017)

Kadiv Hubinter Polri[7] (2022)

2.Mohammad Fadjar

Mayor Jenderal TNI Mohammad Fadjar, M.P.I.C.T. (lahir 14 Agustus 1971) adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 8 Maret 2024 sebagai Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi.

Fadjar, merupakan lulusan Akademi Militer (1993) ini berasal kecabangan Infanteri(Kopassus) dan memiliki beragam tugas militer dan non militer, baik di dalam maupun di luar negeri yang sudah dialami, diantaranya operasi militer di Timor-timor.

Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI.

Selain itu, Fadjar merupakan anak dari Brigjen TNI. (Purn.) H. Bom Soerjanto (Alm.), Purnawirawan TNI-AD yang merupakan lulusan Akademi Militer Nasional(1966) dari korps Artileri Medan dan juga pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Papua Nugini merangkap Kepulauan Solomon era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2006—2010).

Riwayat Pendidikan

SMA Negeri 3 Bandung (1990)

S-2 Policing, Intelligence and Counter-Terrorism Macquarie University

Pendidikan Militer

Akademi Militer (1990—1993)

Sussarcab Infanteri (1993)

Dik PARA

Dik PARA Utama

Dik Free Fall

Dik Komando

Suslapa (2003)

Seskoad Dikreg XLV (2007)

Sesko TNI Dikreg 43 (2016)

Lemhannas PPSA 23 (2021)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved