OJK Targetkan Inklusi Keuangan 98 Persen pada 2045 melalui GENCARKAN
Program ini dirancang untuk menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Indonesia, dengan fokus pada kelompok prioritas seperti pelajar, UMKM di daerah
TRIBUN-TIMUR.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan tingkat inklusi keuangan nasional mencapai 98 persen pada tahun 2045 melalui peluncuran Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN).
Program ambisius ini dirancang untuk menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Indonesia, dengan fokus pada kelompok prioritas seperti pelajar, UMKM, masyarakat di daerah 3T (terdepan, tertinggal, dan terluar), serta kelompok rentan lainnya.
OJK melihat bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang lebih merata dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, menjelaskan bahwa program GENCARKAN diharapkan dapat melahirkan 2 juta Duta dan Agen Literasi dan Inklusi Keuangan.
Agen-agen ini akan berperan sebagai penggerak utama dalam memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat luas, dengan harapan dapat menjangkau hingga 50 juta rakyat Indonesia pada tahun 2025.
"Kami berharap GENCARKAN dapat memberikan multiplier effect yang signifikan dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di seluruh pelosok negeri," ujar Friderica.
Selain itu, melalui program ini, OJK menargetkan pada tahun 2025 sebanyak 90 persen pelajar Indonesia sudah memiliki tabungan.
Program ini juga menyasar kelompok mahasiswa dan pemuda melalui produk Simpanan Mahasiswa dan Pemuda (SiMuda), yang diharapkan dapat menjangkau 2,5 juta pemuda dan mahasiswa.
Tidak hanya itu, program GENCARKAN juga akan mendukung pembukaan akses kredit bagi UMKM serta mendorong penggunaan produk keuangan oleh 30 persen kelompok penyandang disabilitas, dengan tujuan akhir mencapai 98 persen inklusi keuangan pada perayaan Indonesia Emas tahun 2045.
| HUT Ke-22 Tribun Timur, Pegadaian Kanwil VI Makassar Tekankan Literasi Keuangan |
|
|---|
| OJK Sulselbar Edukasi 1,8 Juta Warga Sepanjang 2025 |
|
|---|
| Penetapan Amir Uskara Jadi Komisaris Mandiri Sekuritas Tunggu UKK OJK |
|
|---|
| DHB 5.0 Jadi Instrumen Perbankan Perkuat Kualitas Aset dan Kredit |
|
|---|
| Pengamat Ekonomi: Literasi Keuangan Kunci Tingginya Transaksi Cicil Emas di Sulsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Otoritas-Jasa-Keuangan-OJK-secara-resmi-meluncurkan-Gerakan-Nasional-Cerdas-Keuangan-GENCARKAN.jpg)