Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Khazanah Islam

Surat Ad Dhuha: Arab, Latin, dan Terjemahan

Surat Ad Dhuha menerangkan tentang pemeliharaan Allah SWT terhadap Nabi Muhammad SAW dengan cara yang tak putus-putusnya.

Tayang:
Editor: Hasriyani Latif
Tribun Timur
Ilustrasi Membaca Al-Qur'an - Bacaan Surat Ad Dhuha dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahannya. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Surat Ad Dhuha sering dibaca pada saat melaksanakan sholat Dhuha yang dilakukan sejak terbit matahari hingga waktu dhuhur.

Sehingga penting mengetahui bacaan Surat Ad Dhuha dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahannya.

Surat Ad Dhuha termasuk golongan surat Makkiyah, yang diturunkan sesudah surat Al-Fajr. 

Surat Ad Dhuha adalah surah ke-93 dalam Al-Qur'an dan terdiri atas 11 ayat.

Nama Adh Dhuhaa diambil dari kata yang terdapat pada ayat pertama, yang artinya "waktu matahari sepenggalahan naik".

Surat Ad Dhuha menerangkan tentang pemeliharaan Allah SWT terhadap Nabi Muhammad SAW dengan cara yang tak putus-putusnya.

Kemudian larangan berbuat buruk terhadap anak yatim dan orang yang meminta-minta dan mengandung pula perintah kepada Nabi supaya mensyukuri segala nikmat.

Simak bacaan surat Ad Dhuha selengkapnya di bawah ini:

1. وَالضُّحٰىۙ

Waḍ-ḍuḥā.

Artinya: "Demi waktu duha"

2. وَالَّيْلِ اِذَا سَجٰىۙ

Wal-laili iżā sajā.

Artinya: "Dan demi waktu malam apabila telah sunyi,"

3. مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىۗ

Mā wadda‘aka rabbuka wa mā qalā.

Artinya: "Tuhanmu (Nabi Muhammad) tidak meninggalkan dan tidak (pula) membencimu."

4. وَلَلْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْاُوْلٰىۗ

Wa lal-ākhiratu khairul laka minal-ūlā.

Artinya: "Sungguh, akhirat itu lebih baik bagimu daripada yang permulaan (dunia)."

5. وَلَسَوْفَ يُعْطِيْكَ رَبُّكَ فَتَرْضٰىۗ

Wa lasaufa yu‘ṭīka rabbuka fa tarḍā.

Artinya: "Sungguh, kelak (di akhirat nanti) Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu sehingga engkau rida."

6. اَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيْمًا فَاٰوٰىۖ

Alam yajidka yatīman fa āwā.

Artinya: "Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(-mu)"

7. وَوَجَدَكَ ضَاۤلًّا فَهَدٰىۖ

Wa wajadaka ḍāllan fa hadā.

Artinya: "mendapatimu sebagai seorang yang tidak tahu (tentang syariat), lalu Dia memberimu petunjuk (wahyu)"

8. وَوَجَدَكَ عَاۤىِٕلًا فَاَغْنٰىۗ

Wa wajadaka ‘ā'ilan fa agnā.

Artinya: "Dan mendapatimu sebagai seorang yang fakir, lalu Dia memberimu kecukupan?"

9. فَاَمَّا الْيَتِيْمَ فَلَا تَقْهَرْۗ

Fa ammal-yatīma falā taqhar.

Artinya: "Terhadap anak yatim, janganlah engkau berlaku sewenang-wenang."

10. وَاَمَّا السَّاۤىِٕلَ فَلَا تَنْهَرْ

Wa ammas-sā'ila falā tanhar.

Artinya: "Terhadap orang yang meminta-minta, janganlah engkau menghardik."

11. وَاَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ ࣖ

Wa ammā bini‘mati rabbika fa ḥaddiṡ.

Artinya: "Terhadap nikmat Tuhanmu, nyatakanlah (dengan bersyukur)."

(Tribun-Timur.com/Hasriyani Latif)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved