Rupiah Terpuruk, Apindo Sulsel Sebut Sekarang Pengusaha Resah
Hal ini pun membuat para pengusaha resah, tak terkecuali pengusaha di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
Olehnya, pihaknya berharap pemerintah terus melakukan intervensi kebijakan agar stabilisasi dan penguatan nilai tukar rupiah dapat tercapai.
Menurutnya, gal tersebut memang tidak mudah karena pelemahan nilai tukar ini terjadi akibat kondisi eksternal yang di luar kendali Indonesia.
“Namun, per hari ini kata dia pelemahan rupiah menjadi mata uang terdalam nomor tiga di ASEAN secara year-to-date,” katanya.
Suhardi menambahkan, kondisi ini harus diwaspadai dan segera dikoreksi bila kita tidak ingin ekspor dan FDI (penanaman modal asing) semakin tergerus.
Sebab, kedua aktivitas tersebut menciptakan kontribusi yang signifikan terhadap penciptaan stabilitas makro ekonomi, industrialisasi, penciptaan lapangan kerja dan pertimbuhan ekonomi yang lebih tinggi di Indonesia secara keseluruhan.
“Jima kinerja serta daya saing ekspor dan FDI tidak dijaga, maka pertumbuhan ekonomi RI akan makin melemah. Pada akhirnya, kesejahteraan masyarakat jadi terpukul,” tambah Suhardi.(*)
| Tekan Stunting, Ashabul Kahfi: Program MBG Pastikan Generasi Sehat dan Berkualitas |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Sulsel Desak Disdik Evaluasi Sistem Keamanan SMAN 17 Makassar |
|
|---|
| Munafri Siapkan Lahan Proyek PSEL sampai 12 Hektare Jika Diperlukan |
|
|---|
| Prediksi PSIM Yogyakarta vs PSM Makassar: Juku Eja Manfaatkan Tren Buruk Laskar Mataram di Kandang |
|
|---|
| Masih Pakai PDH, Appi Datangi PSM Makassar Sedang Latihan di Gowa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ketua-Apindo-Sulsel-Suhardi1111111.jpg)